Jagariau – PEKANBARU – Kondisi Riau semakin memprihatinkan dari musibah tahunan, Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Sebanyak 355 titik panas (Hotspot) terdeteksi berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru.
Jumlah tersebut menjadikan Riau sebagai Provinsi nomor 2 tertinggi titik api di Sumatera.
Forecaster on Duty BMKG Pekanbaru, Elisa JS Kedang mengatakan, total titik panas yang terdeteksi diwilayah Sumatera mencapai 2.610 titik.
Dari jumlah tersebut, Sumatera Selatan menjadi Provinsi dengan hotspot terbanyak, yaitu 1.311 titik. Selanjutnya Riau 355 titik, Jambi 278 titik, Bangka Belitung 268 titik, Lampung 187 titik, Aceh 67 titik, Kepulauan Riau 55 titik dan Sumatera Utara 45 titik.
“Di Riau, hotspot terbanyak terdeteksi di Kabupaten Pelalawan dengan 216 titik. Kemudian Kabupaten Indragiri Hilir 80 titik dan Kuantan Singingi 12 titik,”ujarnya.
Selanjutnya Kampar 11 titik, Siak 10 titik, Kepulauan Meranti 7 titik.
“Indragiri Hulu 6 titik, Bengkalis 5 titik, Rokan Hulu 3 titik, Rokan Hilir 3 titik, dan Kota Dumai 2 titik,”paparnya.
Suhu udara Riau hari ini diprakirakan berada pada kisaran 23 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan 50 hingga 95 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10 hingga 30 Kilometer per jam.
Untuk kondisi perairan, tinggi gelombang diwilayah perairan Provinsi Riau diprakirakan berkisar 0,5 hingga 1,25 meter atau masuk kategori rendah.*











