Jagariau – RENGAT – Malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih. Itulah pribahasa yang tepat ditujukan bagi Surmiati binti M Yakub (36) warga Desa Air Jernih, Kecamatan Rengat Barat, Inhu dan anak pertamanya, Azi Matun Nisa binti Zulkifli (13) dengan gejala autis serta anak keduanya, Sakdi Syahputra bin Zulkifli (9) ditemukan tewas mengapung di Kolam Fakultatif UPTD Pengelolaan Air Limbah Domestik (PALD) Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), di Jalan PTSI, Kilometer 4, Kelurahan Pematang Reba, Kecamatan Rengat Barat, Sabtu (1/4/23) sekira pukul 19.30 WIB.
“Benar, Ketiga korban yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Kolam Fakultatif UPTD Pengelolaan Air Limbah Domestik,”ujar Kapolres Inhu, AKBP Dody Wirawijaya, melalui PS Kasubsi Penmas Polres Inhu, Aipda Misran.
Ketiga korban itu pertama kali ditemukan oleh salah seorang saudaranya yang tinggal didalam area UPTD PALD Pemkab Inhu tersebut dalam kondisi mengapung. Sebelumnya sekira pukul 17.00 WIB, para korban datang bertamu kerumah saudaranya itu.
“Seusai berbuka puasa di rumah orang tuanya di Pembuangan Sampah Jl. PTSI Kelurahan Pematang Reba, Kecamatan Rengat Barat, Inhu saksi kemudian pulang ke rumahnya. Namun para korban yang sebelumnya berada di rumahnya tersebut sudah tidak terlihat lagi. Saat itu, saksi hanya mendapati telepon genggam milik korban Surmiatiterus berdering,”ungkapnya.
Curiga ada yang tidak beres, saksi itu kemudian melihat ke kolam pengolahan tinja yang berada di depan rumahnya dan saat itu melihat salah satu korban sudah mengapung di kolam tinja tersebut. Dibantu warga lainya, korban yang sudah dalam kondisi tewas berusaha dievakuasi hingga menghubungi aparat desa dan Petugas Kepolisian.
“Dari hasil visum et repertum, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada ketiga jenazah, guna menindak lanjuti temuan ketiga korban, selain mendatangi TKP, Polres Inhu juga memasang police line di TKP dan menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga serta membuat peryataan dari pihak keluarga yang menolak dilakukanya autopsi terhadap tubuh ketiga korban,”jelasnya.(Nov/Rtc)











