Jagariau – DURI – Musibah kebakaran yang kerap terjadi di Kota Duri dan sekitarnya menjadi perhatian serius. Kelalaian manusia hingga dugaan korsleting listrik kerap disebut sebagai faktor pemicu kebakaran. Kondisi ini menjadi pengingat pentingnya meningkatkan kewaspadaan serta memastikan keamanan instalasi listrik di rumah.
Manager PLN ULP Duri, Andri Van Anugrah menghimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai potensi pemicu kebakaran dalam aktivitas sehari hari.
Menurutnya, kebakaran tidak hanya berpotensi dipicu oleh gangguan instalasi listrik, tetapi juga kebiasaan yang dianggap sepele, seperti memasak tanpa pengawasan, meninggalkan peralatan pemanas dalam kondisi menyala, membuang puntung rokok sembarangan, serta menyimpan bahan mudah terbakar di dekat sumber panas.
Masyarakat juga diingatkan untuk menggunakan peralatan listrik yang memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) demi menjaga keselamatan.
“Kami juga mengajak masyarakat untuk senantiasa memperhatikan keselamatan instalasi listrik di rumah. Lakukan pemeriksaan instalasi listrik secara berkala, terutama pada instalasi yang telah berusia 15 hingga 20 tahun, dan pertimbangkan peremajaan berdasarkan hasil evaluasi teknis,”ujar Andri.
Ditegaskan Andri, pemeriksaan kelaikan instalasi listrik harus dilakukan oleh tenaga kompeten dan lembaga yang berwenang sesuai ketentuan yang berlaku.
Langkah preventif tersebut dinilai penting untuk meminimalkan risiko korsleting, sengatan listrik, hingga kebakaran yang dapat mengancam keselamatan jiwa dan harta benda.
Andri berharap masyarakat tidak menunggu terjadinya musibah untuk mulai memperhatikan keamanan instalasi listrik. Kewaspadaan, pemeriksaan berkala, dan penggunaan peralatan yang sesuai standar menjadi bagian penting dalam upaya mencegah kebakaran dilingkungan permukiman.
“Keselamatan listrik dimulai dari rumah. Jangan abaikan potensi bahaya sekecil apa pun,”pungkas Andri mengingatkan.*











