Sabtu, Juni 6, 2026
Beranda Riau BENGKALIS Harga Cabai Makin Pedas, Disdagperin Bengkalis Hanya Keluarkan Himbauan

Harga Cabai Makin Pedas, Disdagperin Bengkalis Hanya Keluarkan Himbauan

Jagariau – DURI – Imbas bencana alam tanah longsor dan banjir bandang yang terjadi di Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar) hingga membuat sejumlah bahan pokok merangkak naik, salah satunya Cabai, membuat seluruh masyarakat resah.

Khususnya Ibu Rumah Tangga dan pedagang kuliner, harga Cabai terkini tembus dikisaran harga Rp 150 ribu perkilogramnya. Kondisi tersebut jelas dikhawatirkan dikarenakan belum ditentukan seberapa lama kondisi itu akan bertahan.

“Mestinya Pemerintah berikan solusi dengan pasar murah atau apapun itu, ini malah diam saja. Apa gunanya?,”keluh salah seorang pedagang, Setiawan.

Hal senada juga dikeluhkan salah seorang Ibu Rumah Tangga, Upik yang aktif berbelanja kebutuhan sehari harinya ke pasar tradisional. Menurutnya, tidak hanya cabai saja yang mengalami kenaikan, hampir seluruh kebutuhan yang berasal dari Sumut dan Sumbar juga merangkak naik hingga harus pandai memutar otak untuk mengakali agar sajian untuk keluarga tetap tersedia, walaupun seadanya.

“Ntahlah Pak, semuanya mahal. Sementara uang belanja tetap dari suami. Yang penting tetap tersedia walaupun seadanya,”ungkapnya.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Bengkalis, Zulfan saat dikonfirmasi, Sabtu (29/11/25) membenarkan merangkak naiknya sejumlah bahan pokok yang berasal dari dua Provinsi tersebut.

“Memang terjadi kenaikan dihampir semua Kecamatan yang ada di Kabupaten Bengkalis, terdata tadi naik semua komoditi sembako yang memang pasokannya berasal dari Sumbar dan Sumut yang diakibatkan terputusnya jalur distribusi dikarenakan bencana Alam. Semoga secepatnya kembali normal,”jawabnya.

Dikatakan Zulfan, untuk Cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, telur dan daging ayam, serta sejumlah sayur yang memang pasokannya dari luar Kabupaten Bengkalis, terjadi kenaikan harga dikarenakan terputusnya jalur distribusi.

“Dihimbau kepada masyarakat untuk sementara ini membeli disesuaikan dengan kebutuhan, dan jangan terjadi panic buyying ditengah masyarakat. Kita terus berkomunikasi dengan para agen atau oemasok sembako, serta pedagang untuk tidak memanfaatkan musibah ini mencari keuntungan dengan menaikkan harga sembako,”himbaunya.*

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments