Minggu, April 19, 2026
Beranda Riau BENGKALIS Dituding Permainkan Hak Paskibraka 2023, Berikut Penegasan Kesbangpol Bengkalis

Dituding Permainkan Hak Paskibraka 2023, Berikut Penegasan Kesbangpol Bengkalis

Jagariau – BENGKALIS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) secara tegas membantah tudingan telah mempermainkan adik-adik Pasukan Pengibar Bendara Pusaka (Paskibraka) tahun 2023.

“Kami tidak pernah berniat mempermainkan adik adik Paskibraka angkatan 2023. Karena mereka telah berjasa menyukseskan event HUT Ke-78 Republik Indonesia di Negeri berjuluk Sri Junjungan. Intinya, kami tetap menghargai kerja nyata adik adik Paskibraka,”ungkap Kepala Kesbangpol Bengkalis, Agus Sofyan, Sabtu (30/12/23).

Agus Sofyan juga membantah pihaknya tidak memberikan hak hak kepada anggota Paskibraka 2023. Sebab seluruh Paskibraka 2023 telah menerima uang honor sebesar Rp 2.800.000 atau jika dirincikan setiap harinya diberikan uang sebesar Rp 100.000 selama 28 hari.

“Tidak hanya uang saku yang kami berikan, adik adik Paskibraka juga telah diberikan baju dan tas dari panitia. Begitu juga saat pemusatan pelatihan, kami inapkan di hotel representatif. Jadi rasanya sangat berlebihan jika kami dituding tidak memberikan hak hak mereka,”ucapnya.

Terkait keberangkatan karya wisata, dijelaskan Agus, memang setiap tahun Pemkab Bengkalis sudah dipastikan mengalokasikan anggaran bagi adik adik Paskibraka beserta pelatih dan pengasuh.

Seperti halnya pada tahun 2023 ini, karya wisata dengan tujuan Pulau Batam telah dialokasikan melalui anggaran APBD Perubahan. Hanya saja, kenapa hingga akhir tahun 2023 tidak kunjung diberangkatkan, ternyata kegagalan keberangkatan karya wisata ini disebabkan lambannya APBD Perubahan ditandatangani Gubernur Riau dimasa kepemimpinan Syamsuar.

Padahal, lanjut Agus, Pemkab Bengkalis telah merencanakan keberangkatan karya wisata adik adik Paskibraka 2023 ke Pulau Batam, sejak awal telah diagendakan pada akhir Oktober 2023.

Namun kenyataannya, anggaran karya wisata ke Pulau Batam yang dialokasikan pada APBD Perubahan 2023, tak kunjung mendapat sinyal dari Gubernur Riau Syamsuar, sehingga berdampak pada seluruh agenda dan rencana yang telah dibuat.

“Jujur kami sampaikan, kalau September itu hasil evaluasi perubahan APBD tahun 2023 sudah ditandatangani, maka bulan awal atau pertengahan Oktober, adik adik Paskibraka sudah berangkat karya wisata ke Pulau Batam. Tapi kenyataannya, sampai awal November juga belum jelas, makanya kita belum bisa berangkatkan,”jelasnya.

Pada pertengahan November 2023, angin segar APBD Perubahan 2023 datang dengan ditantangani Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, Edy Natar Nasution. Setelah mendapat sinyal tersebut, pihak Badan Kesbangpol selaku penanggungjawab pelaksanaan Paskibraka Kabupaten Bengkalis langsung menyiapkan administrasi pencairan anggaran untuk karya wisata, rencana keberangkatan pada awal Desember.

Ditambahkan Agus, usulan pencairan anggaran kegiatan karya wisata Paskibraka pada awal Desember belum cair karena masih menunggu transfer dana dari Pemerintah Pusat. Selain itu pada bulan awal Desember juga bertepatan dengan pelaksanaan ujian akhir semester ganjil, sehingga pihaknya merencanakan berangkat pada penghujung Desember 2023.

“Intinya Pemkab Bengkalis tidak pernah ingkar janji terkait karya wisata bagi Paskibraka angkatan 2023. Hanya saja, pada akhir Desember 2023 ini, anggaran yang dinanti nanti untuk keberangkatan karya wisata ke Pulau Batam juga tak kunjung cair, sehingga kami tidak bisa berbuat banyak,”jelasnya.

Agus mohon maaf atas penundaan keberangkatan karya wisata Paskibraka ke Pulau Batam. Namun Pemkab Bengkalis tetap akan memikirkan bagaimana tahun depan adik adik Paskibraka 2023 bisa menikmati karya wisata.

“Insyaallah kita akan usahakan pada tahun depan adik adik Paskibraka 2023 tetap bisa berangkat karya wisata,”janjinya.(Nov)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments