Jagariau – BATHIN SOLAPAN – Sempena Hari Jadi Kabupaten Bengkalis ke – 514, Desa Simpang Padang mempersembahkan kegiatan berbudaya melayu, Sabtu (1/8/26).
Kegiatan bernama Festival Budaya itu diyakini merupakan semangat melestarikan budaya Melayu berpadu dengan kecintaan terhadap daerah, juga sebagai ruang memperkuat indentitas daerah menghidupkan nilai kearifan lokal ditengah arus medornisasi.
Berlangsung disamping Kantor orang nomor satu di Desa itu, Festival tersebut merupakan kolaborasi Pemerintah Desa Simpang Padang g bersama Putra dan Putri kebudayaan Kabupaten Bengkalis dengan berbagai pagelaran diantaranya budaya dan tradisi Melayu warisan leluhur agar tetap abadi pada generasi selanjutnya.
Kepala Desa (Kades) Simpang Padang, Muhammad Nazrin mengatakan, penyelenggaraan festival itu menjadi bentuk partisipasi masyarakat desa dalam memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Bengkalis ke-514 sekaligus memperkuat semangat kebersamaan membangun daerah.
“Melalui kolaborasi ini, kami ingin menunjukkan bahwa budaya adalah identitas yang harus terus dirawat. Dibawah kepemimpinan Bupati Bengkalis, Kasmarni dan wakilnya Bagus Santoso, kami melihat komitmen besar dalam membawa Kabupaten Bengkalis menjadi daerah yang bermarwah, maju, dan sejahtera. Sebagai Pemerintah Desa Simpang Padang, kami mendukung sepenuhnya program program pembangunan yang berpihak kepada masyarakat,”ujarnya.
Ditegaskan Nazrin, pelaksanaan Festival Budaya juga menjadi bukti bahwa kreativitas dan semangat gotong royong mampu menghadirkan kegiatan berkualitas tanpa membebani keuangan daerah maupun Dana Desa.
“Melihat kondisi efisiensi anggaran saat ini, kegiatan ini kami laksanakan melalui kebijakan dan inisiatif pemerintah desa dengan memaksimalkan kolaborasi serta partisipasi masyarakat. Festival ini tidak menggunakan anggaran pemerintah maupun dana desa sehingga tidak mengganggu program pembangunan yang telah direncanakan,”jelasnya.
Festival Budaya tersebut turut dihadiri perwakilan Camat, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), para kepala dusun, ketua RT dan RW, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta berbagai elemen masyarakat Desa Simpang Padang.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Simpang Padang berharap, peringatan Hari Jadi Kabupaten Bengkalis tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum memperkuat jati diri daerah, memperkokoh persatuan, serta menumbuhkan kebanggaan terhadap budaya melayu sebagai fondasi pembangunan Kabupaten Bengkalis di masa depan.*











