Jagariau – BANTEN – Rabu (2/8/23), Bupati Bengkalis, Kasmarni menandatangani Perjanjian Pinjam Pakai Barang Milik Negara (BMN) Hulu Minyak dan Gas Bumi bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM).
Berlangsung di Ruang Rapat Utama Gedung Pusat Arsip KESDM, penandatanganan juga disaksikan Kepala Pusat Pengelolaan BMN PPBMN, Sumartono dan Vice President Corporate Secretary PT Pertamina Hulu Rokan, Rudi Ariffianto.
Dengan ditandatanganinya perjanjian tersebut, Pemkab Bengkalis mengakhiri penantian panjang terkait izin pinjam pakai tanah untuk pembangunan Jalan Lingkar Barat Duri hingga manfaat bagi masyarakat.
Bupati Bengkalis, Kasmarni mengatakan, untuk mendapatkan izin ini, perjuangan Pemkab Bengkalis sudah dimulai tahun 2003 silam, dimasa kepemimpinan sebelumnya, baru tahun 2023 ini dapat terwujud.
“Dukungan seperti ini merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami dan masyarakat Kabupaten Bengkalis. Karena masyarakat kami sudah menunggu puluhan tahun agar pembangunan Jalan Lingkar Barat Duri dapat dilakukan,”ungkap Kasmarni.
Dikatakan Kasmarni, intensitas pergerakan lintas kendaraan di Kota Duri cukup tinggi dan menjadi salah satu jalur lintas Sumatera, solusinya, Pemkab Bengkalis akan membangun Jalan Lingkar Duri Barat yang melintasi aset Hulu Migas.
Kasmarni komitmen untuk menjalankan apa yang telah disepakati dalam perjanjian itu, baik meliputi letak dan luas areal, hak dan kewajiban para pihak, kode etik perjanjian dan lainnya.
Namun demikian, Bupati bergelar Kanjeng Mas Tumenggung Kasmarni Purnaningtyas itu berharap, Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan dan PT Pertamina Hulu Rokan dapat turut memonitoring, memberikan sumbang saran, ide serta evaluasi terhadap pembangunan Jalan Lingkar Barat Duri nantinya.
Kepala Pusat Pengelolaan BMN PPBMN KESDM Sumartono turut bersyukur apa yang diperjuangkan Pemkab Bengkalis disetujui Kementerian Keuangan.
Sumartono berharap, dibawah kepemimpinan Bupati Kasmarni, tanah negara yang dipinjam pakai dapat dibangun jalan, pemanfaatannya disertai pula dengan pemeliharaan dan pengamanan.
“Kami mohon tanggung jawab pemeliharaan dan pengamanan kepada ibu Bupati, hari ini pinjam pakai tapi kedepan ada kemungkinan dihibahkan. Kami juga akan malakukan monitoring agar tertib dalam pelaporan pemanfaatan, sehingga tidak menjadi persoalan bagi Pemkab Bengkalis,”pintanya.
Ikut mendampingi Bupati Bengkalis l Sekda Ersan Saputra TH dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.(Bil)











