Jagariau – PEKANBARU – Belum usai Pandemi Corona Virus Disease – 2019 (Covid – 19) menyerang dunia, kini kabar tak sedap datang dari dunia hewan. Khusus di Provinsi Riau, Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) menyerang lima Kabupaten yang ada. Bengkalis dan Kampar menjadi Zona merah PMK hewan ternak. Hal tersebut sangat dianggap beresiko jelang perayaan Idul Adha 1443 Hijriyah mendatang.
Sebelumnya PMK sapi telah menyerang tiga daerah di Riau. Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Indragiri Hilir (Inhil) dan Siak. Hal itu diketahui seusai pengambilan sapi dan diuji pada laboratorium Balai Veteriner Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar).
“Hasil uji laboratorium Balai Veteriner Bukittinggi sudah keluar, hasilnya sapi di Bengkalis dan Kampar,”ujar Kepala Dinas Perternakan dan Kesehatan Hewan Riau, Herman.
Dikatakan Herman, sedikitnya terdapat 5 ekor sapi terkonfirmasi positif PMK di Bengkalis, sedangkan di Kampar terdapat 15 ekor.”Jadi kemarin saat kita mengirim sampel sapi di Bengkalis, ternyata di Kampar juga ada sapi bergejala PMK. Kita ambil sampelnya, dan hasilnya positif PMK hasil pemeriksaan laboratorium,”ungkapnya.
Dengan adanya tambah kasus PMK hewan ternak 5 ekor sapi dari Bengkalis dan 15 ekor dari Kampar, total sapi positif PMK di Riau berjumlah 60 ekor. Sebelumnya, terdapat 40 ekor sapi positif PMK, diantaranya dari Rohul 5 ekor, Siak 20 ekor, dan Inhil 15 ekor.(Mel)











