Sabtu, April 18, 2026
Beranda Riau BENGKALIS Puluhan Kendaraan Terlantar di Pelabuhan Roro Pakning, Firman Tuding Kadishub Lari Dari...

Puluhan Kendaraan Terlantar di Pelabuhan Roro Pakning, Firman Tuding Kadishub Lari Dari Tanggung Jawab

Jagariau – BENGKALIS – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bengkalis, Firman merasa geram dan menuding Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Bengkalis, Ady Pranoto lari dari tanggung jawab. Hal tersebut dampak dari terlantarnya puluhan kendaraan roda empat dan dua di pelabuhan Roro Sungai Pakning akibat dihentikannya operasi kapal sebelum jadwal terakhir penyeberangan sekira pukul 23.00 WIB, Sabtu (23/5/24).

“Seharusnya sebagai Kadis harus bertanggung jawab mencarikan solusi terhadap pengguna jasa penyeberangan dan tidak membiarkan terlantar di Sungai Pakning, karena jadwal penyeberangan dihentikan sebelum jadwal trip terakhir dengan alasan kapal hanya beroperasi dua unit,”ujarnya.

Dikatakan anggota Komisi II DPRD ini, pihaknya dan sejumlah kendaraan roda empat lain sudah antri sejak pukul 20.00 WIB dan pada pukul 21.00 WIB, petugas menginformasikan bahwa keberangkatan tidak ada lagi karena kapal yang beroperasi mengalami kerusakan. Padahal, untuk jadwal keberangkatan masih ada hingga pukul 23.00 WIB.

“Mendengar pemberitahuan tersebut, saya coba menghubungi Kadishub untuk mengetahui penyebab dihentikan beroperasinya kapal, dari keterangan Ady Pranoto, kapal hanya beroperasi sebanyak 2 kapal dan satu kapal tidak beroperasi karena izin berlayarnya mati,”ucap Firman.

Akan tetapi sambung Firman, pihaknya meminta kepada Kadishub untuk dapat mencarikan solusi agar mobil yang masih antri di Sungai Pakning bisa menyeberang dengan mengoperasi 2 kapal lagi yang saat ini sedang standby di Bengkalis dan permintaan tersebut disetujui oleh Kadishub dan akan menghubungi pihak kapal untuk segera beroperasi.

“Setelah beberapa waktu, saya coba menghubungi Kadishub melalui sambungan telpon lagi dan menginformasikan sedang mencoba menghubungi operator kapal,”ungkap politisi asal Partai berlambang Ka’bah itu.

Namun sangat disayangkan, ketika mencoba menghubungi kembali, Kadishub tidak mau lagi mengangkat telpon dan seolah mengabaikan apa yang tadi ia sudah janjikan dan lari dari tanggung jawab dalam menyelesaikan persoalan carut marut penyeberangan ini.

“Kita akan panggil Kadisnya nanti melalui lintas Komisi, ini sebuah kenyataan yang sudah sering terjadi dikeluhkan pengguna jasa penyeberangan, bagaiman kita bisa meningkatkan pelayanan sementara Kadisnya ketika terjadi persoalan lari dari tanggung jawab, apa lagi kita akan menjadi tuan rumah MTQ ke – 34 tingkat Provinsi Riau. Tentu pelayanan dan kapal Harus prima nantinya, sementara carut marut ini saja tidak bisa diselesaikan dengan baik,”tuding Firman.

Terpisah, Kadishub Bengkalis, Ady Pranoto saat dikonfirmasi melalui sambungan pesan singkat ponselnya belum berbalas terkait perihal tersebut.*

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments