Jagariau – SIAK – Berbagai macam cara meraih simpatik masyarakat dilakukan Pasangan calon (Paslon) Calon Kepala daerah (Cakada) di Siak dalam menyongsong Pemilihan Suara Ulang (PSU) disejumlah tempat di Kabupaten Siak.
Salah satunya dilakukan Paslon Alfedri – Husni. Meski berdalih sedekah dengan memotong sapi disejumlah rumah ibadah, namun hal tersebut patut dicurigai dengan dilakukan secara mendadak jelang PSU.
Masjid Jami’ dan Musholla Al Muttaqin di Desa Buantan Besar yang menggelar PSU itu tiba tiba mendapat sedekah sapi dan memotongnya, lalu dagingnya setelah dimasak dibagi bagikan kemasyarakat sekitar dengan bentuk nasi kotak menjelang berbuka puasa.
Warga yang mengetahui hal tersebut pun mengaku terkejut, padahal sebelumnya, Alfedri selaku Calon Bupati Incumbent tak pernah melakukan hal tersebut didesa tersebut.
Salah seorang warga tempatan yang tak ingin namanya diungkap mengaku membantu pemotongan sapi di Masjid tersebut. Ia menyebut, pemotongan seekor sapi itu merupakan sedekah dari Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, Alfedri – Husni.
“Informasinya orang itu (Paslon 03_red), motong sapi tadi pagi,”ujarnya, Selasa (11/3/25) seperti dilansir dari cakaplah.com.
walnya sumber itu diajak rekannya untuk menyembelih sapi, lalu dirinya ikut membantu. Dari sana mendapat informasi jika sapi itu untuk masyarakat di sekitar lokasi (Tempat Pemungutan Suara (TPS) 03 Buantan Besar dari Paslon 03.
“Ya saya heran juga, tidak ada acara apa apa tapi motong sapi. Padahal selama lima tahun ini bupati tak pernah berkurban di sini apalagi motong sapi di Buantan Besar ini,”ungkapnya.
Sumber itu lagi mengatakan, sapi itu setelah dipotong dimasak oleh warga setempat dan kemudian dibagi bagikan berbentuk nasi kotak sebanyak 100 porsi. Dibagikan oleh diduga tim 03 di Buantan Besar dengan mobil ke rumah rumah warga saat petang hari hendak berbuka.
Warga Buantan Besar ini mengaku tak melihat adanya perangkat desa yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Tak juga ada ajakan unsur politis seperti ajakan memilih Paslon 03 atau semacamnya.
“Itu gak ada, cuma katanya sedekah dari Alfedri – Husni,”ucapnya.
Warga juga menyebut jika Buantan Besar mendadak kerap didatangi Bupati dan Wakil Bupati khususnya warga disekitar lokasi TPS 03 Buantan Besar.
Tokoh masyarakat Buantan Besar, Usman juga mengakui, baru kali ini ada kegiatan bagi bagi sedekah daging sapi dikampung mereka dari Alfedri – Husni.
“Dulu-dulu tak pernah. Belum pernah terjadi. Baru kali ini. Namanya sedekah ya kami terima saja,”Akunya.
Penghulu Buantan Besar, Suwanto saat ditemui membenarkan adanya bagi bagi nasi kotak berisikan lauk daging sapi. Namun dirinya tak begitu tahu jika ada pemotongan sapi di Masjid Al Raffiu dan Mushala Al Muttaqin.
“Saya diundang pengurus masjid tadi sore, tapi istri saya yang ada di rumah, saat itu saya sedang rapat, mereka bilang datang ke masjid ada buka bersama,”katanya.
Sesampainya di Masjid Al Rafiu menjelang buka, Suwanto melihat sudah tersedia 100 nasi kotak di depan masjid tersebut. Ia bahkan sempat ditanya dari mana asal nasi kotak tersebut.
“Jadi aku tanya pengurus masjid nasi dari mana? Orang itu bilang sedekah Alfedri – Husni,”ungkapnya menirukan.
Ditambahkan Suwanto, ia mendengar nasi kotak itu tersebar di tempat tempat ibadah dengan jumlah yang sama, 100 kotak di Masjid Al Raffiu dan 100 kotak di Mushala Al Muttaqin dan 100 kotak di Mushala Al Ikhlas.
“Sepertinya bukan untuk warga sekitar PSU saja, siapa yang datang ke sana boleh ambil. Tapi memang Mushala Al Muttaqin itu tepat di sebelah gedung Balai Desa yang jadi tempat PSU nanti,”pungkasnya.*











