Jumat, Oktober 23, 2026
Beranda Riau DURI Layanan Samsat Duri Jadi Sorotan, Ruang Tunggu Gerah, Infrastruktur Memprihatinkan

Layanan Samsat Duri Jadi Sorotan, Ruang Tunggu Gerah, Infrastruktur Memprihatinkan

Jagariau – DURI – Jauh panggang dari api. Ungkapan ini tampaknya menggambarkan kondisi pelayanan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Pendapatan Duri, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau. Ditengah peran strategisnya sebagai penghimpun pendapatan daerah, sejumlah fasilitas di kantor pelayanan tersebut justru dikeluhkan masyarakat wajib pajak.

Keluhan yang mencuat mulai dari kondisi ruang tunggu yang gerah, penerangan minim, hingga infrastruktur disekitar kantor yang dinilai kurang terawat. Situasi ini memunculkan pertanyaan mengenai kenyamanan fasilitas pelayanan bagi masyarakat yang datang untuk memenuhi kewajiban membayar pajak.

“Lihat sendiri sajalah, Bang. Diruang tunggu ini gerah, belum lagi penerangan di dalamnya sangat minim. Jadi kurang nyaman berada dikantor ini,”ujar seorang wajib pajak yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Menurutnya, kondisi tersebut bukan persoalan baru. Ia menilai pembenahan fasilitas kantor semestinya menjadi perhatian serius, mengingat kantor tersebut merupakan salah satu unit pelayanan yang berhubungan langsung dengan masyarakat sekaligus berperan dalam mendukung pendapatan asli daerah (PAD) Provinsi Riau.

“Ini menjadi tantangan besar bagi nakhoda kantor ini. Mudah mudahan ada pembenahan,”ungkapnya.

Target PAD Rp 70 Milliar, Fasilitas Justru Dikeluhkan

Berdasarkan pantauan di sekitar kantor, kondisi infrastruktur jalan yang dilalui kendaraan bermotor tampak mengalami kerusakan. Sejumlah material permukaan jalan terkelupas, sementara besi angker dan kerikil tajam terlihat mencuat di beberapa bagian.

Kondisi tersebut menambah daftar fasilitas yang dinilai perlu mendapat perhatian. Jika tidak segera ditangani, kerusakan jalan berpotensi mengganggu kenyamanan dan keselamatan masyarakat yang berkunjung ke kantor tersebut.

Padahal, UPT Pengelolaan Pendapatan Duri memiliki target penerimaan PAD Provinsi Riau sebesar Rp 70 Milliar pada 2026. Besarnya target tersebut membuat kualitas pelayanan dan pemeliharaan fasilitas kantor menjadi aspek yang patut diperhatikan, seiring upaya pemerintah mengoptimalkan penerimaan daerah.

Masyarakat yang datang membayar pajak tentu berharap memperoleh pelayanan yang tertib, nyaman, dan didukung fasilitas yang layak. Karena itu, pembenahan ruang tunggu, penerangan, pendingin udara, serta infrastruktur dilingkungan kantor dinilai perlu menjadi perhatian pihak pengelola.

Sementara itu, Kepala UPT Pengelolaan Pendapatan Duri, Bapenda Provinsi Riau, Taufik Ilham, S.STP, M.Si telah dikirimi pesan melalui aplikasi WhatsApp pada Sabtu (17/10/26) untuk dimintai tanggapan terkait keluhan masyarakat tersebut.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, pesan yang dikirimkan belum mendapat balasan.

Redaksi tetap membuka ruang bagi pihak UPT Pengelolaan Pendapatan Duri maupun Bapenda Provinsi Riau untuk memberikan klarifikasi dan penjelasan mengenai kondisi fasilitas pelayanan serta langkah pembenahan yang akan dilakukan.*

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments