Jagariau – BENGKALIS – Kabar duka menyelimuti Provinsi Riau. Ir. H. Iskandar Hoesin, MH, mantan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Riau periode 2011 – 2019 sekaligus Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau periode 2022 – 2026, meninggal dunia pada Rabu (28/10/26).
Kepergian tokoh yang memiliki rekam jejak panjang dibidang Pemerintahan, politik, dan olahraga tersebut turut menyisakan duka bagi berbagai kalangan.
Bupati Bengkalis, Hj Kasmarni, bersama keluarga besar Pemerintah Kabupaten Bengkalis menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya almarhum.
H. Iskandar Hoesin mengembuskan napas terakhir pada pukul 08.30 WIB di RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru, dalam usia 77 tahun.
Semasa hidupnya, almarhum dikenal memiliki perjalanan pengabdian panjang. Lahir di Trieng Gading, Aceh, pada 11 Mei 1949, Iskandar merupakan lulusan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Kariernya dimulai dilingkungan Departemen Transmigrasi sebelum dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis di bidang hukum dan hak asasi manusia (HAM).
Sejumlah jabatan penting pernah diembannya, di antaranya Sekretaris Menteri Negara Urusan HAM periode 2000 – 2001, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan HAM periode 2001- 2004, serta Staf Ahli Menteri Hukum dan HAM mulai 2006.
Di dunia politik, Iskandar dipercaya memimpin DPW Partai NasDem Riau selama dua periode, yakni 2011 – 2019.
Sementara dibidang olahraga, kiprahnya juga cukup luas. Almarhum pernah terlibat dalam kepemimpinan Persiraja Banda Aceh dan PSPS Pekanbaru serta aktif di berbagai organisasi cabang olahraga.
Pengalaman dan dedikasinya di dunia olahraga kemudian mengantarkannya dipercaya sebagai Ketua KONI Riau periode 2022 – 2026. Kepergiannya menjadi kehilangan bagi dunia olahraga Riau yang selama ini mengenal kontribusi dan pengabdiannya.
Kasmarni menyampaikan bahwa wafatnya Iskandar Hoesin bukan hanya menjadi duka bagi keluarga dan kerabat, tetapi juga bagi berbagai pihak yang pernah berinteraksi serta bekerja bersama almarhum dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan seluruh keluarga besar Pemerintah Kabupaten Bengkalis, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam dalamnya atas wafatnya Bapak H. Iskandar Hoesin.
Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala khilaf dan dosanya, diterima seluruh amal ibadahnya, serta ditempatkan Allah SWT di tempat terbaik disisi nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan, kesabaran, dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini,”ungkap Kasmarni.
Kasmarni juga berharap seluruh pengabdian, jasa, dan kebaikan almarhum semasa hidup dapat menjadi kenangan berharga bagi keluarga, sahabat, serta masyarakat yang pernah merasakan kontribusinya.
Pemerintah Kabupaten Bengkalis turut mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan dan keikhlasan dalam menerima ketetapan Allah SWT.
Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu’anhu. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat, ampunan, dan tempat terbaik bagi almarhum. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.*











