Jagariau – DURI – Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nugraha, mengingatkan generasi muda agar tidak hanya menunjukkan kekompakan saat perlombaan, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari hari demi kemajuan daerah.
Pesan tersebut disampaikannya saat mendampingi Camat Mandau, Riki Rihardi menutup secara resmi Lomba Peraturan Baris Berbaris (PBB) Kreasi tingkat SMP/SMA/SMK se Kecamatan Mandau, Kamis (29/10/26).
Penutupan kegiatan yang berlangsung sejak Selasa (27/10/26) itu turut dihadiri Ketua TP – PKK Kecamatan Mandau, Dewi Asdinar.
Sejak hari pertama, para peserta dari berbagai sekolah tampil penuh semangat dan menunjukkan kemampuan terbaik. Kekompakan formasi, kedisiplinan, ketepatan gerakan, ketegasan aba-aba hingga kerja sama tim menjadi unsur penting yang mewarnai jalannya perlombaan.
Namun, lebih dari sekadar kompetisi, lomba PBB Kreasi tersebut menjadi wadah pembinaan karakter pelajar untuk membangun disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, nasionalisme, serta semangat persatuan.
Camat Mandau, Riki Rihardi, menyampaikan jika kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman berharga bagi seluruh peserta, terutama dalam menumbuhkan sportivitas, kebersamaan, dan kedisiplinan.
Menurutnya, nilai nilai positif yang diperoleh selama perlombaan hendaknya terus diterapkan dilingkungan sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Sementara itu, Ketua DPRD Bengkalis, Septian Nugraha, menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan arah masa depan Kabupaten Bengkalis.
“Hari ini ialah momentum untuk membuktikan bahwa generasi muda Kabupaten Bengkalis memiliki semangat, keberanian, dan jiwa kebersamaan yang luar biasa,”ujarnya.
Ia berpesan agar kekompakan yang ditunjukkan para peserta selama perlombaan tidak berhenti ketika kompetisi berakhir.
“Janganlah kompak pada saat perlombaan ini saja, tetapi jadilah generasi yang kompak dalam membangun daerah kita. Karena kami yakin bahwa masa depan daerah kita sangat ditentukan oleh kualitas generasi muda,”tegas Septian.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana, para guru pendamping, serta seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan tersebut.
Dengan berakhirnya perlombaan ini, semangat yang dibangun dilapangan diharapkan tidak sekadar menjadi kenangan kompetisi, tetapi juga tumbuh menjadi modal bagi generasi muda untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan Kabupaten Bengkalis.*











