Jagariau – DURI – Kepedulian dan semangat kebersamaan kembali ditunjukkan masyarakat Kecamatan Mandau. Ditengah musibah kebakaran yang menimpa dua rumah warga di Kelurahan Gajah Sakti, Pemerintah kecamatan bersama masyarakat turun langsung memberikan dukungan moril sekaligus bergotong royong membantu proses pemulihan.
Camat Mandau, Riki Rihardi, bersama Sekretarisnya, para Kasi dan Kasubbag, Lurah Gajah Sakti beserta staf, serta masyarakat Jalan Jawa Ujung, menyambangi lokasi kebakaran pada Ahad (25/10/26).
Musibah tersebut menghanguskan rumah Ketua RT 01, RW 10, Mujiono, dan rumah orang tuanya, Jumelan. Kedatangan rombongan menjadi wujud nyata kehadiran Pemerintah dan masyarakat dalam memberikan dukungan kepada warga yang tengah menghadapi cobaan.
Dalam kesempatan itu, Mujiono menyampaikan rasa terima kasih kepada Camat Mandau beserta seluruh jajaran Pemerintah Kecamatan Mandau atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan.
Ia mengaku menerima musibah tersebut dengan ikhlas dan berharap cobaan yang dihadapi dapat menjadi penguat dalam meningkatkan amal ibadah.
“Kami sudah ridho atas musibah yang telah kami hadapi ini. Semoga dengan musibah ini kami dapat meningkatkan amal ibadah kami kepada Allah Subhanahu wa ta’ala,”ungkapnya.
Camat Mandau, Riki Rihardi mengapresiasi tingginya kepedulian masyarakat Jalan Jawa ujung yang tanpa menunggu instruksi langsung bergerak membantu korban kebakaran.
Menurutnya, semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat merupakan cerminan kuatnya solidaritas sosial dan nilai kebersamaan yang harus terus dipelihara.
“Kami sangat bangga atas paguyuban yang ada di Jalan Jawa ujung ini. Tanpa banyak komando, langsung sigap dan beraksi melaksanakan gotong royong,”ujar Riki.
Riki menegaskan, kepedulian masyarakat tersebut turut mendorong Pemerintah kecamatan untuk hadir dan memberikan kontribusi nyata bagi warga yang tertimpa musibah.
“Hal ini tentunya membuat kami juga terdorong untuk membantu dan berkontribusi yang bisa kami berikan kepada masyarakat yang terkena musibah, sehingga kita bisa merasakan jika senang sama sama senang dan jika susah sama sama susah,”tambahnya.
Riki juga mengingatkan pentingnya menjaga semangat saling membantu sebagai bagian dari kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, kehadiran dan kepedulian terhadap sesama merupakan nilai luhur yang harus terus diwujudkan, terutama ketika ada warga yang sedang menghadapi kesulitan.
Menutup sambutannya, Camat Mandau mengutip hadis yang mengandung pesan tentang pentingnya menghadirkan kebahagiaan bagi sesama.
“Sebaik-baik amal saleh adalah agar engkau memasukkan kegembiraan kepada saudaramu yang beriman.”(HR. Ibnu Abi Dunya).
Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat Jalan Jawa ujung menjadi bukti bahwa kepedulian dan kebersamaan merupakan kekuatan besar dalam menghadapi musibah. Ditengah kehilangan, uluran tangan sesama menjadi penguat bagi warga untuk bangkit dan melanjutkan kehidupan.*











