Selasa, Juli 28, 2026
Beranda Riau PEKANBARU Sepanjang 2025, Dinkes Riau Catat 1.170 Kasus HIV, Kaum LSL Mendominasi

Sepanjang 2025, Dinkes Riau Catat 1.170 Kasus HIV, Kaum LSL Mendominasi

Jagariau – PEKANBARU – Dinas kesehatan (Diskes) Provinsi Riau mencatat, selama kurun waktu Januari hingga Desember 2025 telah dilakukan testing Human Immunodeficiency Virus (HIV) kepada 195.298 orang. Dari jumlah testing tersebut, ditemukan sebanyak 1.170 orang positif terinveksi .

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Riau, Zulkifli membenarkan, 1.170 orang itu positif HIV dengan dominasi kelompok Lelaki Seks Lelaki (LSL) sebesar 462 orang atau (39,48 persen).

Guna mengantisipasi hal itu semakin meluas, Dinas Kesehatan Provinsi Riau telah melakukan berbagai langkah dan upaya, diantaranya mengencarkan sosialisasi ke sektor Kementrian Agama di Riau dengan membekali penyuluh agama yang ada.

“Sosialisasi pencegahan HIV ke sektor Kementerian Agama Provinsi Riau dengan membekali Penghulu, Penyuluh seluruh agama untuk menyampaikan pesan ke masyarakat terkait bahaya HIV serta pentingnya memperkuat iman dan taqwa diarus globalisasi saat ini,”ujarnya.

Dinkes juga telah bekerja sama dengan Persatuan dokter spesialis kulit dan kelamin cabang Pekanbaru, dan juga telah melakukan sosialisasi pencegahan HIV dan Infeksi penyakit menular seksual (IMS) kepada seluruh lapisan masyarakat. Salah satunya dengan mengedukasi sebanyak 5.609 orang secara langsung dan serentak serta telah meraih rekor MURI sebagai sosialisasi pencegahan HIV dan IMS serentak terbanyak pada Januari 2026 lalu.

“Kemudian bersama Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Riau juga telah menggelar audiensi ke sejumlah kampus besar di Pekanbaru guna mendukung pencegahan penularan HIV dilingkungan kampus,”paparnya.

Selain itu, Dinkes Riau juga melakukan sosialisasi pencegahan HIV ke pengurus PKK Provinsi Riau dan pengurus PKK Kota Pekanbaru dengan harapan meningkatkan peran keluarga sebagai benteng pertahanan agar terhindar dari perilaku yang bisa mengakibatkan penularan HIV.

“Kami juga melakukan upaya perluasan layanan pengobatan dan layanan perawatan dukungan pengobatan yang saat ini telah tersebar di 12 kabipaten dan kota di Riau,”pingkasnya.*

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments