Jagariau – BENGKALIS – Meski secara umum PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyatakan kerugian yang tidak sedikit, namun dugaan aksi pungutan liar (Pungli) terstruktur justru terjadi pada pelanggan baru PT PLN Rayon Bengkalis.
Tak tanggung tanggung, ratusan ribu rupiah menjadi trend baru jika pelanggan akan memasang sambungan meteran baru.
Anehnya, pungutan itu sama sekali tidak berkaitan dengan layanan pemasangan meteran baru, namun dengan dalih untuk perawatan dan pembuatan lapangan parkir di Kantor UTD PLN Bengkalis hingga berkisar Rp 200 ribu.
Guna memastikan dugaan aksi pungli tersebut, Manager PLN Rayon PLN Bengkalis, Muhammad Ashqalany Aulia saat dikonfirmasi, Rabu (20/8/25) melalui pesan singkat WhatsAppnya sempat bungkam dan tak berbalas.
Pelaksana tugas (Plt) Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bengkalis, Alfisnardo menyayangkan sikap Manager PLN Rayon Bengkalis yang terkesan skeptis akan kehadiran Plt PWI Bengkalis.
“Semestinya terbuka akan informasi dan tidak antikritik akan permasalahan yang terjadi diinternal PLN di Bengkalis ini,”ujarnya.*











