Jagariau – DURI – Kondisi Jalan Nasional Lintas Duri – Dumai, Kilometer 9 kian hari kian memprihatinkan. Kondisi itu terus menerus menjadi pemandangan horor yang tak lepas dari kemacetan yang dilalui kendaraan berat.
Jika kondisi cuaca panas, debu bertebaran hingga mengganggu pandangan dan pernafasan. Kondisi sebaliknya justru terjadi jika turun hujan. Becek menjadi permasalahan baru.
Di 100 hari Pemerintahan Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, Abdul Wahid – SF Hariyanto, jalan yang mengalami kerusakan beberapa puluh meter itu ternyata tak usai diperbaiki.
Namun, kondisi jalan poros dan lintas berstatus nasional di Kabupaten lainnya di Riau justru diperbaiki hingga pasangan politik jaminan Ustad Abdul Somad (UAS) itu terkesan pilih kasih dalam hal pembangunan daerah.
“Dulu janjinya saat orasi politik, tak tanggung. Akan mengabulkan ini dan itu, pro ke masyarakat. Jalan lintas rusak beberapa meter saja tidak ada niat memperbaiki. Kami mau memilih pasangan ini dulu karena kami yakin dengan pengalaman segudang wakilnya mantan Kepala Dinas PU, juga mantan Sekdaprov Riau,”ujar Setiawan.
Dikatakannya, kesan pilih kasih dalam membangun daerah juga diperlihatkan pasangan pemimpin ini.”Kami baca diberbagai media, sejumlah jalan nasional dan poros di kabupaten lain sudah berjalan perbaikannya, kok kita yang perolehan suaranya lumayan besar terkesan pilih kasih. Ada apa ini?,”tambahnya mengakhiri
Terkait penilaian masyarakat ke pasangan pemimpin Riau itu, Gubernur Riau, Abdul Wahid saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp ponselnya tak kunjung berbalas.*











