Rabu, Juni 3, 2026
Beranda MERANTI Tangkap Lepas Rokok 'Bodong' Ala Polisi di Meranti, Iptu Daniel Buang Badan

Tangkap Lepas Rokok ‘Bodong’ Ala Polisi di Meranti, Iptu Daniel Buang Badan

Jagariau – MERANTI – Polisi sektor (Polsek) Tebing Tinggi, Polres Meranti, Kamis (23/1/25) sukses memutus mata rantai peredaran rokok ‘bodong’ tanpa cukai diwilayah hukumnya. Namun sayang, barang bukti beberapa dua rokok Illegal itu dilepas kembali tanpa alasan yang jelas dan pemiliknya pun terkesan kenal hukum.

Spontan saja aksi tangkap Lepas itu terkesan menimbulkan kecurigaan besar ditengah tengah masyarakat. Ada yang mengatakan jika pihak Kepolisian main mata akan pelakunya yang diduga bermata sipit berinisial A yang juga mempunyai usaha pembuat peti mati di Kabupaten kepulauan termuda di Riau itu.

Luki, salah seorang warga yang mengaku melihat beberapa dua rokok bodong itu diamankan dan diangkut untuk diamankan, sempat mengapresiasi kinerja pihak Kepolisian dalam memberangus aksi pidana yang merugikan negara tersebut, namun saat mendengar berita rokok itu dilepas, dirinya mengaku anti pati terhadap pengayom masyarakat itu.

“Sangat disayangkan, sudah ditangkap, dilepas kembali. Apapun alasannya, namanya tindak pidana, ya harus dihukum sesuai perundang undangan,”pintanya.

Semestinya, pelaku berinisial A itu wajib menjalani hukuman dan dituntut dengan Pasal 54 Undang undang (UU) Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai ataupun UU kesehatan yang pernah dilakukan Polres Rohul.

Kapolres Meranti melalui Kapolsek Tebing Tinggi, Iptu Daniel Bakara saat dikonfirmasi, Selasa (28/1/25) melalui pesan singkat WhatsApp ponselnya terkesan mengelak dan mengarahkan konfirmasi jagariau com ke Kantor Reskrim.

Ya Pak, coba komunikasi ke Kanit Res ya,”jawabnya singkat.

Dari informasi yang beredar dilapangan, tersebab dilepasnya rokok bodong itu dikarenakan adanya pihak ketiga yang memback up usaha Illegal itu.*

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments