Kamis, Juli 30, 2026
Beranda Riau BENGKALIS 189 Warga Bengkalis Terinveksi HIV/AIDS, Ini Daerah Penyebarannya

189 Warga Bengkalis Terinveksi HIV/AIDS, Ini Daerah Penyebarannya

Jagariau – BENGKALIS – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkalis mencatat total warga Kabupaten Bengkalis menderita (HIV) Human Immunodeficiency Virus dan (Acquired Immunodeficiency Syndrome) (AIDS) saat ini berjumlah 189 orang dan masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinkes dr. Ersan Saputra TH melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Kabid P2P), Irawadi.

“Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Bengkalis saa ini masih cukup tinggi, sampai tahun 2023 ini tercatat 189 kasus dan saat ini masih dalam perawatan dan aktif makan obat,”terang Irawadi.

Dari 189 kasus itu, terbanyak ada di Kecamatan Mandau dan tengah dirawat di RSUD Mandau sebanyak 130 kasus penderita, sedangkan yang di RSUD Bengkalis terdapat 30 kasus dan di Sei Pakning Kecamatan Bukit Batu, terdapat 9 kasus.

Dikatakan Irawadi, untuk penemuan baru pada Januari hingga Maret 2023, ditemukan 21 kasus, dari 21 kasus ini dirawat di RSUD Mandau sebanyak 13 kasus, RSUD Bengkalis ada 4 kasus dan di Desa Sebangar, Duri Kota, Desa Sadar Jaya dan Lapas masing masing ditemukan 1 kasus.

“Penderita rata-rata pada usia muda yakni 25 hingga 49 tahun di dominasi pada laki-laki dari perempuan yang terbaru ada 4 kasus yang terkena pada ibu rumah tangga atau IRT,”jelasnya.

Ditambahkan Irawadi, kasus pada tahun 2023 ini terbanyak dari kelompok LGBT LSL (laki-laki suka laki-laki) terdapat 7 kasus.

“Kita memang prihatin dengan masalah ini karena berkaitan dengan pelajar khusunya pada usia rentan seperti pelajar SMA dan mahasiswa dan mereka termasuk dalam kelompok pemula atau mereka ini masih coba-coba dan lama kelamaan kalau tidak di cegah akan jadi LSL sungguhan,”ungkapnya.

Upaya Dinkes dalam mencegah komunitas atau kelompok ini dengan mendatangi kampus-kampus untuk bersosialisasi, bukan saja dari Dinkes tim bersama dengan Komisi Perlindungan HIV/AIDS Kabupaten Bengkalis dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak.

“Kita secara bersama-sama dengan KPA dan dinas terkait turut ke kampus untuk mengajak anak-anak muda ini ke arah yang baik dan bermoral,”ajaknya.(Bil/Rtc)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments