Jagariau – BENGKALIS – Satuan Tugas (Satgas) Darat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Riau hingga kini terus berjibaku memadamkan kebakaran lahan di Desa Kembung Luar, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.
Kebakaran lahan seluas 25 Hektare di lahan bekas lahan PT RRL yang telah diserahkan kembali ke negara. Lahan yang terbakar sendiri merupakan lahan gambut.
“Sampai tadi malam tim masih berjibaku memadamkan kebakaran di Kecamatan Bantan, Bengkalis. Lahan yang terbakar merupakan lahan PT RRP seluas 25 Ha,”ujar Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, M Edy Afrizal.
Dikatakan Edy, Satgas Karhutla Riau kesulitan melakukan pemadaman kebakaran tersebab lokasi kebakaran jauh dari akses.
“Selain akses yang sulit ditempuh Satgas Darat, air untuk memadamkan api juga sulit di dapat di lokasi kebakaran. Jadi tim memadamkan api dengan alat seadanya. Tapi alat berat sudah diturunkan untuk sekat kanal agar api tidak meluas,”jelasnya.
Ditambahkan Edy, dikarenakan kondisi, karena saat ini pihaknya belum ada mendapat bantuan Helikopter Water Bombing untuk padamkan api dari udara.
“Sampai saat ini belum turun juga bantuan Helikopter Water Bombing dari pusat yang sudah kita ajukan beberapa waktu lalu. Informasi terakhir masih berproses,”ungkapnya.(Bil/Ckp)











