Jagariau – ROHIL – Seorang Petani, Putra (33) warga Kepenghuluan Siarang Arang, Kecamatan Pujud, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menjadi korban jatuh ke Sungai Rokan saat melangsir buah sawit bersama anak dan istrinya, Senin (14/3/23).
Berawal dari perahu yang ditumpanginya dan keluarga mengalami kebocoran, perahu berangsur mulai tenggelam. Saat korban berusaha terlebih dahulu menyelamatkan anak dan istrinya, korban justru tenggelam.
Kepala Kantor SAR Pekanbaru, I Nyoman Sidakarya saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. Kejadian berawal saat korban bersama istri, anak dan iparnya pergi mengunakan perahu untuk memanen buah kelapa sawit.
Ketika kapal kayu bermesin yang mereka naiki melewati Sungai Rokan di Kasang Singkek, tiba-tiba mesinnya mati. Perahu mesin berisi buah kelapa sawit itu mendadak mati.
“Istri korban mengulurkan dayung, dia memijak papan bobot yang lapuk dan mengakibatkan bocor pada bagian depan lalu perahu tenggelam,”ujar Nyoman.
Melihat kondisi itu, korban yang merasa keluarganya terancam langsung menyelamatkan anak dan istrinya. Beruntung seorang warga lain melintas di lokasi dan ikut membantu menyelamatkan istri dan anak korban.
Sementara korban tak nampak keberadaannya setelah terjun ke sungai. Saat Tim SAR gabungan melakukan pencarian, korban ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia, Selasa (14/3/23) sekira pukul 01.00 WIB dini hari.
“Tim SAR gabungan menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia dengan jarak 2 Kilometer dari lokasi kejadian. Korban sudah dievakuasi dan dibawa ke rumah duka,”terang Nyoman.(Mel/Ckp)
Perahu Bocor, Petani Sawit di Rohil Jadi Korban Saat Selamatkan Anak dan Istrinya
RELATED ARTICLES











