Jagariau – DURI – Ahad (21/7/24) malam, Musabaqah Tillawatil Qur’an (MTQ) Ke – XV dibuka secara resmi. Camat Mandau, Riki Rihardi didaulat membuka perhelatan generasi qura’ni itu.
Berlangsung Jalan Musholla Zam zam, festival pembacaan ayat suci umat muslim itu tampak sepi pengunjung, tak seperti MTQ di Kelurahan lain yang penuh sesak manusia. Tempat penyelenggaraan tampak hanya dipenuhi anak anak yang asik bermain sembari melihat suasana astaka yang jarang dilihatnya. Hal itu juga terlihat dari minimnya kehadiran pemimpin lingkungan di Kelurahan tersebut, meski spot foto telah dibuatkan secara khusus untuk menarik minat masyarakat.
Diikuti 135 kafilah mengaku siap memperebutkan tempat terbaik guna mewakili perhelatan yang lebih tinggi di Kecamatan Mandau bahkan Kabupaten Bengkalis.
Dalam sambutannya, Lurah Duri Barat, Tommy Adi Putra mengucao terimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu hingga pelaksanaan MTQ ini berlangsung.

Camat Mandau, Riki Rihardi dalam sambutannya berpesan agar MTQ ini tidak hanya dijadikan ajang seremoni semata, namun maknai dengan mengamalkan isi kandungannya. Bentuk iman dan taqwa masyarakat melalui MTQ ini.
“Jangan hanya jadikan MTQ ini sebagai seremoni semata, namun maknai dengan mengamalkan isi kandungannya,”pesannya.
Dikatakan Riki, dalam kepemimpinan Bupati Bengkalis, Ibu Kasmarni permasalahan drainase di Kelurahan Duri Barat sudah mulai teratasi, namun tinggal dari kesadaran masyarakat saja yang harus ditingkatkan. Jangan ada lagi sofa didalam drainase yang jelas jelas menghambat laju air ditemukan kembali.”Mari kita bersama menjaga agar aliran air ini dapat berjalan mulus,”ujarnya.
Turut mendampingi Camat Mandau, Ketua TP PKK Kecamatan, Dewi Asdinar, Sejumlah Kasi Kecamatan, Kasi Kelurahan, Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa Kelurahan Duri Barat.(Hen)











