Rabu, Juli 29, 2026
Beranda Riau BENGKALIS Tuah TMMD Ke - 113 Kodim Bengkalis, Bangkitkan Gairah Gotong Royong masyarakat

Tuah TMMD Ke – 113 Kodim Bengkalis, Bangkitkan Gairah Gotong Royong masyarakat

Kebersamaan belakangan kian lekang, namun TMMD Ke – 113 Kodim Bengkalis telah bangkitkan gairah gotong royong di tengah tengah masyarakat

Jagariau – PINGGIR – Momentum perhelatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-113 yang serentak dilaksanakan pada 50 Komando Distrik Militer (Kodim) seantero Nusantara, ternyata sukses memupuk tumbuh kembang budaya gotong royong (goro) bagi masyarakat. Khususnya masyarakat di sekitar areal yang tersentuh program kemanunggalan abdi negara penjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) itu.

Tak terkecuali masyarakat di wilayah teritorial Kodim 0303/Bengkalis. Guna menumbuhkembangkan budaya goro, sejak pra TMMD dilaksanakan, dusun di salah satu wilayah sasaran TMMD yaitu Dusun III Air Hitam, Desa Semunai, Kecamatan Pinggir, sukses dirangsang hingga masyarakatnya tak lepas dari jiwa goro, saling bahu membahu membantu pengabdian prajurit dalam membangun dusun mereka.

Saking ngebetnya, Kepala Dusun (Kadus) Air Hitam tersebut yaitu Poso Dalimunte mengatakan, kegiatan itu disambut antusias masyarakat sampai membuat jadwal goro secara bergantian dengan jadwal 10 orang perharinya dalam membantu kegiatan prajurit. Tua, muda, bapak-bapak dan ibu-ibu, seluruhnya berbaur menjadi satu dengan semangat gotong royong membangun kampung dengan satu slogan, ‘Pantang pulang sebelum kela’.

Dari jenis pekerjaan menyempurnakan badan jalan dengan menimbun dari lubang hingga menyisihkan lumpur sebelum dilakukan semenisasi, semangat goro warga tampak semakin menjadi. Padahal hampir seratus persen kegiatan masyarakat tak lepas dari mengurus kebun Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit sebagai mata pencaharian utama.

“Wujud senang kita, kami buatkan jadwal kerja sukarela warga sekitar. Setiap harinya akan ada 10 orang yang ikut membantu pengerjaan. Mulai dari persiapan hingga hari-H pelaksanaannya nanti. Bapak-bapak dan ibu-ibu, semua ikut. Tak ada yang diam saja. Semua saling membantu secara gotong-royong,” ujar Kadus Poso.

Poso menganggap keterbukaan hati masyarakatnya membantu adalah bukti kecintaan terhadap institusi TNI yang selalu berada pada garda terdepan dalam melindungi rakyat dengan semboyan ‘Bersama Rakyat, TNI Kuat’.

“Siapa yang tidak senang kampungnya dapat bantuan seperti ini. Apalagi dibuatkan jalan box culvert. Jelas kami sangat senang, apalagi mendapat ilmu dan motivasi dalam bergotong-royong. Masyarakat semakin memahami arti dan pentingnya bergotong-royong,” akunya.

Menariknya, tak hanya prajurit TNI dan warga yang tampak menghiasi medan pengabdian itu, Polri pun melalui Polisi sektor (Polsek) Pinggir, Polisi resort (Polres) Bengkalis pun tak segan mengirimkan personelnya sebanyak 5 orang hingga kegiatan berakhir.

Kepala Desa Muara Basung Akyar Mukmin, sebagai salah satu dari dua desa yang menjadi sasaran TMMD ke–113 Kodim 0303/Bengkalis mengatakan, TMMD selain membantu masyarakat banyak dengan meningkatkan ekonomi masyarakat dikarenakan pengerjaan perbaikan insfrastruktur, sekaligus dapat membentuk karakter masyarakat berjiwa sosial bahu-membahu membahu hal gotong-royong.

”Yang jelas Program TMMD ini sangat luar biasa dan membantu akses ekonomi masyarakat banyak. Hal terpenting juga menumbuhkan jiwa goro. Seberat apapun pekerjaan yang dihadapi, jika dengan cara bergotong-royong, semuanya akan terasa ringan,” ucapnya.

Dikatakan Akhyar, Desa Muara Basung yang dinahkodainya merupakan desa yang cukup luas dan sangat butuh perhatian dari Pemerintah daerah maupun dinas terkait. ”Saking luasnya, berbagai macam karakter masyarakat bercampur baur hingga dirasa sangat perlu dirangsang jiwa sosialnya dalam bergotong-royong dan juga butuh perhatian, di antaranya jalan dan air bersih. Jika perlu, program ini lebih ditingkatkan lagi di setiap tahunnya,” pintanya.

Dalam perjalanannya, TMMD ke-113 Kodim 0303/Bengkalis yang dilaksanakan 11 Mei hingga 9 Juni 2022 di Desa Semunai dan Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir tersebut, ternyata mencuri perhatian Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin. Guna menyemangati anggota satuan tugas (satgas) yang bekerja setelah sebelumnya program TMMD itu dibuka secara resmi oleh Bupati Bengkalis, Kasmarni, ia terjun langsung ke lokasi.

“Saya ingin memastikan mereka bekerja sesuai progres yang dipaparkan sebelum dimulai dan sudah diterima, diseragamkan, diarahkan selesai tepat waktu yang sudah ditentukan,” ujarnya saat berada di salah satu lokasi sasaran pengerjaan fisik kegiatan pengerasan jalan Kelompok Tani Banjaran, Dusun III Sialang Muda, Desa MUara Basung, Selasa (24/5/22) lalu. Saat itu ia tampak didampingi Dandim 0303/Bengkalis, Letkol (Inf) Endik Yunia Hermanto.

Dikatakan Pangdam, membangun jalan ini tidak harus tentara, namun dengan kegiatan TMMD menjadi alasan kehadiran TNI ditengah-tengah masyarakat. ”Dengan demikian,TNI akan berinteraksi, menjalin komunikasi, hubungan silaturrahmi dengan warga setempat. Melalui semangat TMMD, kami ingin menggali kembali nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila yakni gotong-royong. Setiap kegiatan harus ada masyarakat yang kita libatkan dengan semangat gotong royong, kerjasama dan rela berkorban yang harus tetap dipelihara,” ungkapnya.

Dalam kegiatan menyentuh Tentara Nasional Indonesia (TNI) itu, ternyata tidak hanya dirasakan masyarakat pada kalangan dewasa dan orang tua, kalangan pelajar yang dimulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) pun tak terlepas dalam hal menumbuhkan jiwa sosial bergotong-royong. Kepala Finas Pendidikan (Kadisdik) Bengkalis Kholijah pun turut memberi applaus dan apresiasi.

“Selain sangat bermanfaat bagi perekonomian masyarakat, cikal-bakal generasi penerus bangsa terutama bagi pelajar juga turut menerima manfaat dengan tertularnya jiwa sosial bergotong-royong. Hal ini sangat penting dan harus diterapkan dalam keseharian, baik di lingkungan sekolah maupun di kediaman pelajar. Dengan melihat semangat gotong-royong warga dan prajurit di lapangan, pelajar belajar secara langsung kerjasama dan kekompakan,” tuturnya.

Bupati Bengkalis Kasmarni dalam sambutannya di sela-sela pembukaan TMMD ke-113 Kodim 0303 yang berlangsung dan dipusatkan di Gedung Serbaguna Desa Muara Basung itu juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah memberikan kontribusi nyata dalam kegiatan TMMD tersebut.

“Kami Pemkab Bengkalis tentunya sangat menyambut baik serta siap mendukung penuh kegiatan ini, mengingat TMMD merupakan perwujudan tugas pokok TNI, sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia, salah satunya adalah membantu tugas Pemerintah Daerah,” ungkapnya.

Ditambahkan Bupati perempuan pertama di Provinsi Riau ini, yang tak kalah pentingnya, kegiatan TMMD juga merupakan bagian dari perwujudan pelaksanaan urusan pemerintahan umum, sebagaimana Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dimana secara limitatif mengatur bahwa dalam melaksanakan tugas urusan pemerintah umum, kepala daerah dibantu oleh instansi vertikal, termasuk TNI.

Ditambahkan Bupati perempuan pertama di Provinsi Riau ini, yang tak kalah pentingnya, kegiatan TMMD juga merupakan bagian dari perwujudan pelaksanaan urusan pemerintahan umum, sebagaimana Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dimana secara limitatif mengatur bahwa dalam melaksanakan tugas urusan pemerintah umum, kepala daerah dibantu oleh instansi vertikal, termasuk TNI.

“Selaku kepala daerah, kami menyadari betul, bahwa pola kerjasama lintas sektoral dan koordinasi antar pemangku kebijakan, maupun pemangku kepentingan akan lebih efektif dalam mewujudkan tujuan pembangunan daerah yang memiliki korelasi dengan upaya kita dalam mengakselerasikan tujuan pembangunan nasional, yaitu terwujudnya Indonesia maju yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong,” paparnya.

Beberapa hari jelang TMMD berakhir, deraian air mata yang tumpah menandakan tak inginnya masyarakat dan prajurit berpisah, justru terlihat. Warga yang menjadi orang tua asuh prajurit selama TMMD berlangsung tak kuasa menahan kesedihan.

“Keceriaan walaupun hanya sebulan, namun sangat berkesan. Anak asuh sudah seperti adik bahkan seperti anak bagi kami sekeluarga. Kehadiran mereka sangat membantu kami, bahkan pekerjaan memanen sawit pun mereka rela meluangkan waktu dan tenaganya, bagaimana kami tidak sedih,” ujar Harbani bersama sang istri.

Komandan Satuan tugas (Dansatgas) TMMD ke–113 Kodim 0303/Bengkalis Letkol (Inf) Endik Yunia Hermanto, terus memantau sejumlah sasaran kegiatan di dua desa tersebut, di antaranya pengerjaan Base B Jalan Kelompok Tani, box culvert di Jalan Acehan, di Dusun Air Hitam dan semenisasi Jalan Sekolah.

“Keempat sasaran fisik telah rampung seratus persen pengerjaannya dan sudah bisa dilalui masyarakat. Selain fisik, kegiatan non fisik seperti penyuluhan kesehatan gratis, wawasan kebangsaan dan bela negara, penyuluhan bahaya narkoba, pencegahan kebakaran hutan dan lahan, dan ragam giat non fisik lainnya telah digencarkan,” jelasnya.

Dikatakan Endik yang juga Dandim 0303 Bengkalis, seluruh sasaran fisik yang telah diselesaikan diharapkan bermanfaat sebesar-besarnya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dari segi perekonomian dan kemudahan mobilitas anak anak menjangkau sekolah-sekolah yang terkoneksi atas semenisasi jalan sekolah, pembuatan box culvert dan base B Jalan Kelompok Tani Banjaran.

“Semoga brmanfaat dalam mendukung peningkatan ekonomi masyarakat sekitar, terutama membantu perjalanan anak-anak menuju sekolah dan tak lupa saya ucapkan terima kasih atas dukungan penuh dari masyarakat sepanjang pelaksanaan TMMD ke-113 oleh Kodim 0303 Bengkalis. Mudah-mudahan seluruh kegiatan fisik yang telah selesai dikerjakan bisa sama-sama dijaga agar manfaatnya bisa kita rasakan tidak hanya hari ini, namun dalam jangka panjang,” harapnya.***(Suhendra Setiawan)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments