Jagariau – PELALAWAN – Tingginya curah hujan dan dibukanya pintu air di PLTA Koto Panjang di Kabupaten Kampar, membuat kondisi Jalan penghubung Kecamatan Bandar Sei Kijang dan Kecamatan Pangkalan Kerinci menuju Kecamatan Langgam terendam air hingga mencapai 20 hingga 40 Centimeter yang sebelumnya hanya berkisar diangka 10 Centimeter.
Hal tersebut diungkapkan Kapolsek Langgam, Iptu Alferdo Krisnata Kaban, Ahad (19/5/24). Menurutnya, meski demikian, jalan masih dapat dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat.
Dikatakan Kapolsek, untuk Jalan dari arah Kecamatan Bandar Sei Kijang, debit air mencapai 30 – hingga 40 Centimeter dengan panjang 450 meter. Sedangkan jalan dari Kecamatan Pangkalan Kerinci, Jalan Koridor RAPP, debit air paling tinggi diperkirakan 20 cm dengan panjang 250 meter.
Selain itu, debit air juga meningkat di Dusun Muara Sako, Kelurahan Langgam dengan ketinggian 45 Centimeter dan permukaan air di sungai kampar di level 270 Centimeter.
“Hal ini dikarena curah hujan yang cukup tinggi ditambah dengan dibukanya pintu air PLTA Koto Panjang Kabupaten Kampar beberapa hari yang lalu,”ujarnya.
Pihak Kepolisian juga telah memasang tanda pembatas jalan. Dengan tujuan agar pengguna jalan tidak terjatuh dan terperosok keluar dari badan jalan.
“Kita menghimbau kepada masyarakat agar selalu berhati hati dan waspada jika melewati jalan tersebut. Kemudian, hindari beraktivitas di daerah sungai, agar terhindar dari kejadian atau hal-hal yang tidak kita inginkan,”ucapnya.(Nov/Rtc)











