Sabtu, April 18, 2026
Beranda PELALAWAN Gagal Mangsa Manusia, Buaya di Pelalawan Kirim Pria Setengah Abad ke RS...

Gagal Mangsa Manusia, Buaya di Pelalawan Kirim Pria Setengah Abad ke RS di Batam

Jagariau – PELALAWAN – Konflik buaya dan manusia Kembali terjadi. Kali ini menimpa Ramli (57) warga Sungai Labuhan Bilik, Desa Labuhan Bilik, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Rabu (10/9/25) sekira pukul 10.30 WIB dipinggiran Sungai Labuhan Bilik, tepat dibelakang rumah korban. Saat itu korban berniat mengecek kapal miliknya.

Menurut keterangan saksi, kejadian bermula saat korban sedang mencuci tangan di sungai belakang rumahnya yang berada di Parit Untut Dusun I, RT 02, RW 01. Tiba-tiba, seekor buaya menyerang dan menggigit tangan kanan korban. Korban sempat melakukan perlawanan dengan memukul mulut buaya dan berteriak minta tolong.

Saat gigitan itu lepas, korban langsung masuk ke rumahnya dan segera diberikan pertolongan pertama sambil menunggu bidan desa datang.

Bidan Desa bernama Sofia, tiba tidak lama setelah itu untuk memberikan penanganan awal. Korban juga diberi obat antibiotik dan obat pereda nyeri.

Selanjutnya, korban dibawa ke Puskesmas Penyalai menggunakan speed boat. Namun karena luka gigitan buaya tergolong serius dan fasilitas medis di Puskesmas kurang memadai, korban dirujuk ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan Pelita Batam.

Setibanya di RS Batam, Ramli langsung masuk ruang ICU dan dijadwalkan menjalani operasi pada tangan kanannya keesokan harinya. Luka robekan akibat gigitan buaya cukup parah dan memerlukan perawatan intensif.

Kapolres Pelalawan, AKBP John Louis Letedara melalui Kapolsek Teluk Meranti, Ipda Bobby Even membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya langsung melakukan pengambilan keterangan terhadap sejumlah saksi dan melakukan koordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk penanganan lebih lanjut.

“Kepada masyarakat, agar menghindari aktivitas dekat sungai terutama di jam rawan dan selalu melapor jika melihat aktivitas buaya yang membahayakan,”ucapnya sembari menghimbau.*

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments