Sabtu, September 12, 2026
Beranda Riau DURI Dibuka Bupati Bengkalis, 32 Tim Berebut Tempat Terbaik di Mini Soccer Mutiasari...

Dibuka Bupati Bengkalis, 32 Tim Berebut Tempat Terbaik di Mini Soccer Mutiasari Cup Unity III

Jagariau – DURI – Sabtu (12/9/26) malam, Turnamen Mini Soccer Mutiasari Cup Unity III resmi dimulai, sedikitnya 32 Tim siap berebut memperebutkan kampiun yang digelar Rumah Sakit Umum swasta terbesar di Kota Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis.

Tak tanggung tanggung, Turnamen yang berlangsung di Lapangan Abiken Soccer Field, Jalan Mandiri, Kelurahan Air Jamban itu melibatkan 500 peserta dan dibuka langsung Bupati perempuan pertama di Riau, Kasmarni.

Bukan sekadar perebutan gelar juara, turnamen tersebut membawa pesan lebih luas, menjadikan olahraga sebagai ruang mempertemukan dunia usaha, mempererat jejaring antar karyawan, sekaligus membangun kultur hidup sehat dan sportivitas di tengah kesibukan pekerjaan.

Dalam sambutannya, Kasmarni mengapresiasi konsistensi RSU Mutiasari yang telah memasuki tahun ketiga penyelenggaraan Mutiasari Cup Unity.

Ia berharap, kegiatan tersebut tidak berhenti pada penyelenggaraan ketiga, tapi mampu tumbuh menjadi tradisi olahraga dan silaturahmi yang berkelanjutan.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada Mutiasari Cup III saja. Mudah mudahan dapat terus berlanjut hingga tahun tahun mendatang, bahkan menjadi tradisi yang berlangsung 10 hingga 20 tahun dan seterusnya,”ujar Kasmarni.

Menurutnya, nilai penting turnamen tidak hanya terletak pada pertandingan di dalam lapangan. Kehadiran perusahaan, sponsor, mitra kerja dan masyarakat menjadi bagian dari ekosistem kebersamaan yang dapat memperkuat hubungan sosial sekaligus mendukung pembangunan daerah.

Kasmarni menilai, olahraga memiliki nilai pendidikan yang kuat karena mengajarkan disiplin, kerja sama, keteguhan, tanggung jawab dan sportivitas.

Karena itu, ia mengingatkan peserta agar tidak menjadikan kompetisi semata mata sebagai arena mengejar kemenangan.

“Menang adalah prestasi. Sportivitas adalah karakter. Persaudaraan adalah kemenangan yang sesungguhnya,”tegasnya.

CEO PT RMB Hospital Group, Donni Adelino mengatakan, perjalanan Mutiasari Cup Unity sejak pertama kali digelar pada 2024.

Pada penyelenggaraan perdana, turnamen diikuti 24 tim. Antusiasme peserta kemudian mendorong penyelenggara meningkatkan skala kompetisi. Pada edisi kedua, jumlah peserta bahkan meningkat menjadi 48 tim.

Tahun ini, format kompetisi dikembangkan menjadi mini soccer dengan melibatkan 32 tim perusahaan.

“Kalau setiap tim rata rata terdiri dari sekitar 15 orang, maka ada kurang lebih 500 orang yang terlibat dan berpartisipasi dalam kegiatan ini,”ungkapnya.

Donni menegaskan, olahraga menjadi sarana penting untuk membangun kebersamaan di tengah karakter pekerjaan dunia usaha yang menuntut karyawan bekerja keras, termasuk dengan sistem shift.

Menurutnya, Mutiasari Cup Unity diharapkan tidak berhenti sebagai turnamen olahraga, tetapi menjadi wadah yang mempertemukan para pekerja dari berbagai perusahaan dalam suasana yang lebih cair dan penuh persaudaraan.

Apresiasi juga disampaikan kepada para sponsor yang mendukung pelaksanaan kegiatan. Donni menyebut terdapat sekitar 20 sponsor yang ikut mengambil bagian dalam penyelenggaraan tahun ini.

Senada, Direktur PT Mutiasari, dr M Yusuf mengapresiasi keterlibatan perusahaan migas dan nonmigas, perbankan BUMN maupun swasta yang berpartisipasi dalam turnamen tersebut.

Dikatakannya, kegiatan itu menjadi ruang bagi para pekerja yang sehari hari disibukkan dengan rutinitas pekerjaan untuk kembali bertemu dalam suasana yang lebih santai melalui olahraga.

“Kawan kawan kita sehari hari bekerja keras, siang dan malam, dengan sistem shift dan berbagai tuntutan pekerjaan. Karena itu, olahraga menjadi salah satu ruang untuk menjaga kebugaran sekaligus mempererat hubungan antarkaryawan dan antar pihak perusahaan,”ungkapnya.

Menurut Ucup sapaan akrabnya, selama dua tahun sebelumnya Mutiasari Cup digelar dalam format futsal. Tahun ini, penyelenggara menaikkan skala kegiatan melalui turnamen mini soccer dengan peserta dari berbagai perusahaan.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh sponsor, panitia dan peserta yang telah mendukung kegiatan tersebut.

Selain olahraga, Yusuf menyoroti hubungan RSU Mutiasari dengan dunia usaha melalui layanan kesehatan, termasuk kepercayaan sejumlah perusahaan yang memilih fasilitas tersebut untuk pelaksanaan medical check up (MCU) karyawan.

Kepercayaan tersebut, menurutnya, menjadi dorongan bagi RSU Mutiasari untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Dengan dibukanya Mutiasari Cup Unity III, turnamen ini, diharapkan bukan hanya melahirkan kompetisi yang sehat di lapangan, tetapi juga memperkuat jejaring kolaborasi antar dunia usaha serta membangun tradisi hidup sehat di Kabupaten Bengkalis.*

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments