Jagariau – BATHIN SOLAPAN – Tingginya angka peredaran narkotik dan Obat obatan terlarang di Kecamatan Bathin Solapan, disinyalir semakin menjamurnya tempat hiburan malam (THM) yang beroperasi tanpa pengawasan.
Salah satunya seperti yang berada di Jalan Lintas Duri – Dumai, Kilometer 9, Desa Air Kulim. Puluhan kupu kupu malam yang berdandan menor dengan minimnya busana layaknya dikota Metropolitan dengan bebas menunggu pria hidung belang (PHB) incarannya.
Bahkan, kalangan muda mudi yang mendapatkan kenikmatan dan penghilang masalah sesaat diduga juga memanfaatkan tempat hiburan malam itu.
Tak hanya menjajakan wanita berpakaian seksi, tempat itu juga menyediakan jasa DJ dengan dentuman musik memekakkan telinga hingga dinihari.
Namun sayang, tak banyak yang dapat dilakukan pihak terkait guna membatasi hiburan perusak rumah tangga dan generasi penerus bangsa tersebut.
Camat Bathin Solapan, Muhammad Rusydy saat dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsApp telepon genggamnya terkait menjamurnya THM diwilayah yang dipimpinnya itu tak kunjung berbalas, Ahad (26/7/26).
Terpisah, Kapolsek Mandau, AKP I Made Pasek Saradahtam Bendesa saat dikonfirmasi berjanji segera menindaklanjuti tempat hiburan yang terindikasi sebagai tempat peredaran obat perusak syaraf tersebut.
“Selmat sire Pak. Saya konfimrasi ke anggota saya yah pak,”jawabnya singkat.*
Teks Foto : Aktifitas Sejumlah Wanita Penghibur berdandan seksi dan menor disalah satu tempat hiburan malam di Jalan Lintas Duri – Dumai, Desa Air Kulim, Kecamatan Bathin Solapan











