Jagariau – BENGKALIS – Alih alih layanan Penyeberangan Kapal Roll On Roll Off (Roro) semakin baik, kenyataan dilapangan semakin memprihatinkan. Hal tersebut dikeluhkan hampir seluruh pengguna jasa penyeberangan didermaga Sei Pakning, Kecamatan Pakning menuju Pulau Bengkalis.
Hal tersebut diunggah seorang Nettizen dengan akun ‘Fazila Dan Ghina’ dilaman Facebook grup Info Bengkalis. Dalam statusnya Fazila Dan Ghina yang mengaku pedagang kecil meminta kepada pejabat, terutama akan permasalahan penyeberangan Roro yang telah memasuki hari kedua semakin parah, hingga meminta pertolongan kepada Bupati Bengkalis. Berikut petikannya ;
“Bapak ibuk pejabat yang amat sangat terhormat. ada apa dengan penyebrangan roro bengkalis.barang saya sudah 2 hari tak sampai2.truk barang udah 2hri tak bsa nyebrang.tlong lah ya buk bupati yg terhormat lihat kondisi pnyebrangan d bgklis smua sopir dan msyarakat yg mau nybrang mengeluh trmsuk saya yg pedagang kecil ini.kasian kami buk
Tolonnnnnggggggg,”tulisnya.
Spontan saja, setelah postingan itu diunggah, puluhan komentar lainnya bermunculan. Salah satunya datang dari Kajeng Rahma Dani yang berkomentar, “hajab mendadak ortu awak sakit.gara” roro sampai sekarat dibuat nyo,”tulisnya.
hingga komentar Sam Bahri turut meampali dengan komentar “Muda2han buk kas membaca lhhh stts abg ni di atas keluh kesah nyo masyarakat bengklis ni mau pon sungai pakning,”tambahnya menghiasi laman komentar.

Selain komentar, Rafatar Rafi juga memosting foto terkini hingga fajar menyingsing dengan antrian mobil angkutan yang berjejer rapi di sepanjang jalan menuju pelabuhan Sungai Pakning, Kecamatan Bukit Batu.
Menanggapi keluhan tersebut, jagariau.com berusaha mengkonfirmasi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bengkalis, Adi Pranoto melalui pesan singkat WhatsAppnya, Rabu (27/8/25) hingga berita ini dinaikkan tak kunjung berbalas. Nahkoda pada Dinas yang menaungi layanan kapal penyeberangan Roro itu tampak enggan saat dikonfirmasi.*











