Jagariau – DURI – Aksi miris ditengah ketatnya pengawasan penyaluran BBM di Indonesia, aksi curang malah diperlihatkan sejumlah operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang terletak di Jalan Rangau, Kilometer 7, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Bengkalis dengan aksi koboinya menjual bebas bahan bakar minyak (BBM) subsidi ke perusahaan migas yang ada.
Aksi yang dilakukan operator SPBU CODO bernomor register 13.287.620 itu diduga menjalankan bisnis terlarang itu kepada sejumlah pihak.
Diketahui, BBM jenis Bio solar yang dijual dengan harga Rp 6.800 merupakan produk perusahaan milik PT Pertamina, terang saja, hal itu mendapat sorotan tajam dari sejumlah pihak.
Pantauan jagariau.com di SPBU itu, sejumlah unit kendaraan operasional milik perusahaan Subkon PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) berplat Nomor Polisi (Nopol) BM 8710 xx jenis Mitsubishi Triton yang sempat momennya diabadikan dengan tidak merasa bersalah tampak dengan leluasa menikmati BBM bersubsidi untuk masyarakat miskin itu.
Mirisnya, dengan alasan telah ada kesepakatan kerjasama, masyarakat tampak dikelabui aksi nakal operator SPBU itu
“Bapak dari pihak media, silahkan jumpai pengawas SPBU kita pak, Ini sudah ada kerjasamanya antara pihak perusahaan dan manajemen kami. Kami hanya bekerja dan mengikuti perintah pak,”dalih salah seorang operator singkat sembari mengisi BBM jenis Bio Solar.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pengelola SPBU tersebut dan deretan antrian panjang perusahaan penikmat BBM bersubsidi itu tampak tiap harinya menjadi pemandangan yang terelakkan hingga julukan SPBU berani tak tersentuh hukum itu selalu diucapkan hampir seluruh pelanggan yang mengisi BBM di SPBU tersebut.*











