Sabtu, April 18, 2026
Beranda Riau DURI Dugaan Pungli di Sistem Parkir RSUD Mandau, Kadishub Bengkalis Bilang Begini

Dugaan Pungli di Sistem Parkir RSUD Mandau, Kadishub Bengkalis Bilang Begini

Jagariau – DURI – Gonjang ganjing dugaan Pungutan Liar pada parkiran elektronik di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mandau, membuat Dinas Perhubungan (Dishub) Bengkalis angkat bicara.

Kepala Dishub Bengkalis, Adi Pranoto menegaskan jika setoran parkir elektronik yang awalnya dialamatkan ke pihaknya, dibantah tegas dan sama sekali tidak ada hubungannya.

“Benar, BLUD rumah sakit pengelola pemberlakuan sistem parkir elektronik tidak ada hubungannya dengan Dinas Pehubungan (Dishub) Kabupaten Bengkalis. Jadi sistem parkir elektronik itu murni dikelola BLUD rumah sakit,”tegasnya saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Ahad (26/1/25).

Terpisah, Direktur RSUD Mandau, drg Sylvia Febriani saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu mengalihkan konfirmasi ke Kabag Humasnya, Iwan Ridwan dan Iwan juga lempar bola dengan mengarahkan konfirmasi kepada pengelola parkir.

“Silahkan hubungi pengelolanya, PT Putri Mandau Makmur,”ujat Iwan Ridwan mengelak.

Mengetahui viralnya sistem parkir elektronik di rumah sakit kebanggan masyarakat negeri petro dollar itu tampak menumpahkannya di kolom komentar Media Sosial (Medsos), Facebook. Berikut ragamnya.

Dtang dari Wenny Lilis Siagian mengatakan, “Kemren kmi byr 4000 uang parkiran mobilnya 2 jam”.

Akun Del Andrion Putra Mandau juga menulis : “Klu tak ada kontraknya, kemungkinan ada apa dengan kepala RSUD.mandau. ini dah nampak tak berpihak sama warga.berapa orang yg mengangur sementara cari kerja susah”

Akun Doulos Kristou Lesou menulis : “Pasti ada orang tertentu yg mengelola parkir RSUD jadi bisnis.”

Akun Jef juga menulis : Tanah dan bangunan, org yg bekerja termasuk seragam dan alat kerja, dibeli dgn duit rakyat kan?? Koq, rakyat yg berobat jadi bayar ?? Nanti bisa  nular kekantor2 plat merah lain nya, smuanya bayar,
salam.2000

akun Hery Gio : “Memang disini saya juga bingung, yg nama nya ke rumah sakit pasti sibuk keluar masuk,baru aja ngantar sesuatu, nanti keluar lagi, dan di saat itu juga kita harus bayar, kayaknya bagi saya memang gak cocok untuk di rumah sakit memakai alat seperti ini apa lagi harus bayar, dan kalau hanya untuk ke amanan, kenapa harus bayar”

Akun Syamsuri Syakira Syam menulis : “Mereka kerja toh di bayar cuma 2000 ribu Kendaraan di jaga Yg perlu di pertanyakan APBD Bengkalis yg triliun kemana mengalirnya kemana rimba nya.Duru ttp saja begitu 2 saja dari tahun ke tahun.jalan di tempat.tak ada yg mau di banggakan”

Desi Tuna: “Kalah sm puskesmas kota.. Parkir gratis..”

Akun Tar S : “Pak Prabowo uang parkir RSUD Mandau dipungut tp uangnya tak jelas perginya:.

Akun Kang Gemb : “Yang buat kecewa yang pernah saya alami kalau keluarga ada yang di rawat inap, jika ada keperluan yang mengharuskan kita bolak balik keluar masuk, pembayaran gak bisa di nego, sekali keluar ya harus bayar Memang betul pembayaran 2000 tapi jika bolak balik keluar apa gak lumayan jugak kan.”

Akun Herwin Simbolon : “Yang lucunya parkiran di dalam buat sepeda motor luas kok..tpi kita di arahkan ke luar..dgn alasan parkiran pegawai. Apa lgi itu milik pemerintah dari uang rakyat sedang di RS swasta aj ngk bayar..di jaga kok. Nih pemerintah malah di pinggir parkiran. Salam sehat.”

Terang saja, masalah tersebut menjadi gejolak tersendiri ditengah tengah masyarakat dan masyarakat terus menunggu perkembangan terkait sistem parkir elektronik yang dinilai sangat merugikan masyarakat terutama yang berkaitan terus akan layanan kesehatan.*

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments