Sabtu, April 18, 2026
Beranda Riau DURI Direstui Dinas Pendidikan Bengkalis, Wali Murid di Duri Pertanyakan Urgensi Nobar Film...

Direstui Dinas Pendidikan Bengkalis, Wali Murid di Duri Pertanyakan Urgensi Nobar Film “Juara Sejati”

Jagariau – DURI – Maraknya ajakan nonton bareng (Nobar) film dengan judul “Juara Sejati” menjadi pertanyaan sejumlah wali murid di Kota Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis terkait urgensinya.

Mirisnya, sejumlah sales yang sengaja datang mengajak hampir ke seluruh sekolah, mulai dari jenjang dasar hingga menengah pertama, mengaku jika telah mendapat restu dari Kepala Dinas Pendidikan Bengkalis.

Meski tidak diwajibkan, namun hal tersebut cukup berimbas ke ekonomi masyarakat yang mengaku merogoh kocek hingga Rp 37 ribu.

“Ada saja oknum oknum yang memanfaatkan nonton bareng di bioskop ini. Memang tidak diwajibkan, namum yang kami pertanyakan, apa sih pentingnya nonton film ini? Jika katanya untuk membentuk karakter manusia anak, tidak harus dengan film, kami orang tua juga bisa,”ujar salah seorang wali murid Sekolah Dasar, Rika sembari mengeluh.

Dari informasi yang dihimpun dari sejumlah wali murid dan guru, nonton bareng tersebut dilaksanakan salah satu oknum pengelola Mandau City (Mancy).

Selain lobi lobi yang dilakukan oknum itu yang diduga telah kong kalikong terkait pembagian keuntungan dari nobar tersebut, untuk setiap guru pembimbing mendapat jatah gratis nonton jika dapat mengumpulkan sedikitnya 20 anak yang bersedia menonton.

Informasi tersebut dibocorkan salah seorang Kepala sekolah yang tidak ingin identitasnya disebutkan saat berbincang bareng jagariau.com, Rabu (10/10/25). Menurutnya, oknum sales dengan berpakaian rapi terus menerus mendatangi sekolahnya sembari memperlihatkan surat persetujuan dari Dinas Pendidikan Bengkalis yang membuat dirinya tak mampu membendung nobar film itu.

“Saya sudah buat berbagai alasan agar nobar film ini tidak berlanjut, namun ada orang yang datang terus menerus ke sekolah mendesak. Akhirnya saya alihkan saja ke guru untuk disampaikan ke anak anak, namun saya tegaskan jika tidak mewajibkan nonton film ini,”ungkapnya.

Kepala Dinas Pendidikan Bengkalis, Hadi Prasetyo saat dikonfirmasi terkait urgensi dan restu akan ide nonton bareng yang dikelola bioskop terbesar di Kota Duri itu melalui pesan singkat WhatsAppnya beberapa waktu lalu hingga berita ini diturunkan, tak kunjung berbalas.

Bayangkan saja, jika seluruh sekolah tingkat dasar dan menengah menyerahkan seluruh siswanya untuk menonton, berapa keuntungan dan pundi pundi rupiah yang didapat? Apakah ada unsur keterlibatan pihak Dinas dalam meraup keuntungan dari film yang digadang gadang dapat menjadi contoh tauladan bagi siswa ini? Kita nantikan saja penelusuran selanjutnya.*

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments