Selasa, Mei 12, 2026
Beranda Riau DURI Masyarakat Duri Timur, Bengkalis Diteror Sosok Beruang Kelaparan

Masyarakat Duri Timur, Bengkalis Diteror Sosok Beruang Kelaparan

Jagariau – DURI – Kian hari kian mencekam. Itulah suasana yang dapat dijabarkan saat ini di Kelurahan Duri Timur, Kecamatan Mandau, Bengkalis. Sosok beruang yang diduga kelaparan itu menjadi keresahan tersendiri bagi masyarakat beberapa hari belakangan.

Syafril, Salah seorang warga RT 03, RW 05, Jalan Alhamra Ujung mengisahkan, jika dirinya sangat khawatir akan keselamatan warga dan anak anak beberapa hari belakangan.

“Beruang ini sepertinya dari lokasi areal PT PHR yang bersebelahan dengan pemukiman masyarakat dan sepertinya lapar. Kami khawatir akan keganasannya. Tolonglah bagi pihak terkait,”ujarnya.

Dikatakan Syafril, beberapa malam lalu, dirinya yang terbangun dari tidur dikejutkan dengan suara ribut. Setelah menyibak tirai gorden, ia dikejutkan dengan sosok Beruang yang tengah mengacak acak tanaman buah mangganya. Namun dirinya tak berani mengabadikan melalui ponselnya dikarenakan rasa takut yang luar biasa.

“Saya takut dan sangat takut Pak, makanya tidak sempat memoto hewan buas ini. Bentuknya hitam dan moncongnya berwarna kemerahan,”akunya.

Usai memberi pengakuan itu, Syafril lantas mengajak sejumlah tokoh masyarakat ke kebun yang digarapnya sekitar 100 meter dari kediamannya di Jalan Alhamra Ujung.

Dari bentangan plastik dikebun yang tengah digarapnya itu, hal mengejutkan tampak disejumlah titik. Mulai dari cakaran beruang itu pada tanaman pisang yang dicakar hingga jejak beruang diatas plastik terlihat jelas hingga menimbulkan kesan horor.

Guna mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan, Salah seorang tokoh masyarakat, Meldi Indra mengaku  merasakan imbas kekhawatiran hadirnya sosok hewan dilindungi itu mengaku telah menghimbau masyarakat agar membatasi aktifitas warganya baik siang siang maupun malam.

“Ya, kita sudah menghimbau masyarakat agar selalu waspada disejumlah titik yang menjadi areal beruang ini bermain dan mencari makan, terutama bagi anak anak. Jangan lengah sebelum petugas BBKSDA turun kelapangan,”ungkapnya.

Petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Riau di Kecamatan Mandau, Nurjaman menerima laporan masyarakat itu berjanji akan segera melakukan penanganan khusus agar beruang itu dikembalikan ke habitatnya agar tidak bersentuhan langsung dengan manusia.*

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments