Sabtu, April 18, 2026
Beranda Riau DURI Usut Kasus SMAN 2 Mandau, Disdik Riau Jauh Dari Kata Transparan

Usut Kasus SMAN 2 Mandau, Disdik Riau Jauh Dari Kata Transparan

Jagariau – DURI – Perpisahan dan kutipan yang dilakukan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Mandau, ternyata menyisakan kekhawatiran sejumlah pihak terkait edaran Gubernur Riau, Abdul Wahid yang ditabrak.

Salah satunya sanksi yang diberikan pihak terkait, Dinas Pendidikan Provinsi Riau melalui perpanjangan tangannya, Cabang Wilayah II yang berkantor di Kota Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis.

Meski gelaran perpisahan yang sudah terlanjur dilaksanakan, namun hingga kini, kutipan dari wali murid tak ada kabar sama sekali. Menurut keterangan sejumlah wali murid yang enggan disebutkan identitasnya, kutipan yang sudah dipungut itu tidak dikembalikan. Padahal, untuk kegiatan perpisahan itu mencapai puluhan juta rupiah.

“Tidak ada dikembalikan. Alasannya acara sudah terlaksana dan sudah terpakai, padahal jika kita hitung, jumlah kutipan dengan kegiatan yang dilaksanakan tidak sebanding. Masih banyak kelebihannya,”ujar salah seorang wali murid itu.

Kepala Cabang (Kacab) Wilayah II, Dinas Pendidikan Riau, Alchoiri Syahwali saat dikonfirmasi terkait sanksi yang diberikan kepada Kepala SMAN 2 Mandau terkesan menutupi dan jauh dari kata transparan. Alchoiri hanya menegaskan jika Kepala sekolah telah dipanggil dan dilakukan pembinaan, namun tak dijelaskan secara rinci pembinaan seperti apa yang diberikan.

“Masih kita lakukan pembinaan,”ujarnya singkat.

Pelaksana tugas, Kadisdik Provinsi Riau, Erisman Yahya saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsAppnya, Rabu (23/4/25) tak kunjung berbalas.

Kejadian itupun menjadi perbincangan hangat disejumlah titik kumpul masyarakat di Kota Duri akan melempemnya pihak pihak terkait dalam memberi sanksi tegas hingga pencopotan jabatan.

Dari informasi yang beredar, sang nahkoda Sekolah yang mempunyai nama besar di Kota Duri itu, merupakan salah satu keluarga pejabat di Negeri berjuluk Sri Junjungan Bengkalis dan diduga menjadi salah satu alasan pihak terkait bimbang memberikan sanksi berat.*

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments