Minggu, April 19, 2026
Beranda Riau PEKANBARU Tahanan Diduga Dugem di Rutan Pekanbaru, Bastian Manalu : "Masih Dilakukan Pengecekan"

Tahanan Diduga Dugem di Rutan Pekanbaru, Bastian Manalu : “Masih Dilakukan Pengecekan”

Jagariau – PEKANBARU – Rumah tahanan yang semestinya menjadi tempat memperbaiki diri kearah positif, ternyata jauh dari harapan. Sejumlah orang diduga narapidana tampak tengah asyik dugem viral di media sosial (Medsos). Dari Informasi yang beredar, peristiwa itu terjadi di Rutan Kelas I Pekanbaru.

Dalam rekaman video itu, terlihat sejumlah pria duduk bersandar di tembok ruangan sambil menggelengkan kepala, dan sejumlah orang lainnya juga asyik berjoget mengikuti irama musik keras yang diputar.

Di depan para lelaki tersebut, terdapat beberapa botol minuman. Diduga ada sebuah botol bekas yang dipasang sedotan warna putih, yang mirip bong atau alat hisap shabu.

Seorang pria berbaju kaos hitam dan celana jeans warna biru tampak duduk di sudut ruangan sambil memegang handphone di telinganya.

Belum diketahui pasti di mana lokasi, kapan dan siapa yang memvideokan suasana itu.

Kepala Rutan Kelas I Pekanbaru, Bastian Manalu belum memberi kepastian soal video tersebut. Pihaknya menyebut akan melakukan pengecekan terlebih dahulu bersama pihak Kanwil.

“Masih dilakukan pemeriksaan (mengecek kebenaran video),”ujar Bastian berjanji saat dikonfirmasi.

Lakukan Razia

Menerima informasi tersebut, Kapolresta Pekanbaru, Kombes Jeki Rahmat Mustika langsung mengambil langkah tegas.

Ia memerintahkan jajarannya agar segera berkoordinasi dengan pihak Rutan dan Lapas di Pekanbaru melakukan razia gabungan.

“Benar, sudah saya instruksikan Kasat Narkoba untuk segera melakukan operasi gabungan, melakukan razia dan pengecekan peredaran narkoba di dalam lapas maupun rutan,”ungkapnya.

Langkah ini diambil sebagai bentuk respons cepat terhadap keresahan masyarakat dan untuk memastikan tidak adanya peredaran narkoba maupun aktivitas tak wajar di dalam lembaga pemasyarakatan.

Kapolresta menegaskan, pihaknya akan menindak tegas segala bentuk pelanggaran hukum, termasuk jika terbukti ada oknum yang terlibat dalam membiarkan atau memfasilitasi aktivitas ilegal di dalam tahanan.

“Tidak boleh ada ruang untuk narkoba, apalagi di dalam tempat yang seharusnya menjadi tempat pembinaan,”tegasnya.*

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments