Jagariau – DURI – Pemerintah yang sedianya menjadi suri tauladan akan taat pajak, malah menjadi contoh yang tidak baik.
Seperti yang terjadi di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. Hampir seluruh kendaraan operasional perpanjangan Organisasi Perangkat Daerah menunggak pajak bertahun tahun.
Mirisnya, meski mati pajak, penggunanya tetap pasang raut wajah tak bersalah dan terkesan cuek akan pajak yang sudah menjadi kewajiban bagi pemilik kendaraan.
Salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menggunakan kendaraan roda dua yang tidak ingin disebutkan identitasnya saat ditemui jagariau.com, Selasa (11/2/25) mengaku cuek dan mengatakan hanya sebagai pengguna dan tidak tau menau masalah pembayaran pajaknya.
“Kami ini hanya menggunakannya saja dan tidak ada urusan dengan pembayaran pajaknya. Coba konfirmasi saja keatasan kami di Dinas,”jawabnya singkat.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah, Ariady saat dikonfirmasi, Selasa (11/2/25) melalui sambungan telepon genggamnya tak kunjung berbalas.
Diduga, sulitnya kondisi keuangan daerah menjadi pemicu daerah yang dikenal kaya akan hasil buminya tak mampu membayar pajak kendaraan operasionalnya hingga kepelosok Kecamatan.*











