Jagariau – PEKANBARU – Guna meningkatkan produksi hingga menghasilkan devisa negara, Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus berjibaku dengan menetapkan Wilayah Kerja (WK) minyak baru di Riau.
Hal tersebut diungkapkan Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar beberapa waktu lalu. Untuk ladang minyak baru berada sejumlah titik diantaranya diperbatasan Riau dengan Jambi, Riau dengan Sumatera Utara (Sumut)
“Kementerian ESDM menetapkan lokasi baru ladang minyak di Riau. Posisinya ada antara perbatasan Riau dengan Jambi dan Sumut,”ujar Gubri.
Dikatakan Mantan Bupati Siak ini, ladang minyak baru di Riau tersebut nantinya akan dilelang Pemerintah untuk pengelolaan.
“Jadi kita bersyukur Riau ini dikaruniai sumber daya alam yang melimpah. Bahkan, saat Pak Wapres kunjungan kerja ke Riau, beliau mengatakan bahwa Riau ini kaya, diatas minyak dan dibawah minyak. Bahkan dibawah minyak masih ada minyak lagi,”ungkapnya.
“Tapi, untuk menggali minyak dibawah minyak itu butuh teknologi tinggi dan uang yang cukup besar untuk pengelolaannya,”jelasnya.
Kepala Dinas ESDM Riau, Evarefita mengungkapkan, jika pihaknya telah mendapat informasi jika Kementerian ESDM akan melakukan koordinasi terkait titik koordinat ladang minyak baru itu.
“Rencananya pihak Kementerian ESDM akan konsultasi dengan kita untuk wilayah kerja baru ladang minyak di Riau, yang akan diinvestasikan kedepannya. Namun hingga saat ini kami belum mendapat titik koordinat yang pasnya,”ucapnya mengakhiri.(Nov/Ckp)











