Jagariau – PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau hingga kini belum mencairkan gaji guru bantu Provinsi yang ada di Kabupaten dan Kota di Riau.
Pasalnya, Pemprov Riau hingga Maret 2023 ini belum menerima usulan pembayaran gaji guru bantu Provinsi dari Kabupaten dan Kota.
“Gaji guru bantu itu dari usulan Kabupaten Kota. Tapi sampai hari ini belum ada satupun Kabupaten Kota yang mengusulkan pencairan gaji guru bantu,”ujar Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Riau, Indra SE, Senin (13/3/23).
Untuk itu, pihaknya mendorong agar Pemerintah Kabupaten Kota segera mengajukan pencairan gaji guru bantu Provinsi di daerahnya masing-masing.
“Tentu kita mendorong Kabupaten Kota segera mengusulkan, kalau sudah diusulkan pasti kita proses segera. Apalagi gaji ini sangat ditunggu oleh para guru bantu di seluruh Kabupaten Kota,”jelasnya.
Terkait Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang juga belum cair, Indra menyatakan, jika untuk masalah BOS merupakan kewenangan Dinas Pendidikan (Disdik) Riau.
“Kalau kita BPKAD sebagai juru bayar dana BOS, tentu menunggu permintaan pembayaran dari Disdik. Kalau masuk ke BPKAD akan segera diproses dan disalurkan ke masing-masing sekolah,”ungkapnya.
Sebelumnya, Ketua Forum Komite (Forkom) SMA, SMK, SLB Negeri Provinsi Riau, Delisis Hasanto mengatakan, saat ini banyak sekolah di Riau yang sedang dalam kesulitan. Hal ini dikarenakan akibat pencairan dana BOS yang tertunda.
“Saat ini banyak kondisi sekolah tidak dalam keadaan baik- baik saja, terkait dengan pengeluaran rutin sebagian sekolah sedang terganggu, akibat dana BOS yang tertunda pencairannya, hal ini juga terdampak termasuk gaji guru honorer,”tuturnya.
Dikatakan Delisis, kondisi ini jadi perhatian Forkom untuk bersama mengantisipasinya, supaya tidak mengganggu pada kinerja sekolah.
“Hal ini menjadi perhatian Forkom Riau, untuk itu kolabolarasi semua pihak perlu untuk mendukung termasuk masyarakat dan komite sekolah, apalagi kondisi sekarang, anak-anak sedang ujian serta akan memasuki bulan suci Ramadan 1444 H,”tambahnya.
Pihaknya juga mendorong agar Pemerintah untuk bisa segera mencairkan dana BOS untuk sekolah tersebut.”Kita dorong segeta dicairkan. Waktunya disesuaikan dengan kebutuhan dan ketentunan yang berlaku,”ujarnya mengakhiri.(Bil/Ckp)











