Jagariau – PEKANBARU – Carut marut Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang masih menggunakan sistem Zonasi, mengharuskan Dinas Pendidikan Riau memutar otak mengantisipasi kisruh yang terjadi dari tahun ke tahun.
Guna mengantisipasi hal tersebut, SMA dan SMK ditahun ajaran 2023 – 2024, Disdik Riau berencana menampilkan alamat calon peserta didik baru secara transparan agar peserta yang berdekatan dengan sekolah, terakomodir.
“Kami sedang mengaji aturan bagaimana PPDB tahun ini lebih baik dari tahun lalu. Tentu hasil evaluasi PPDB tahun lalu kita perbaiki tahun ini,”ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau, M Job Kurniawan.
Dikatakannya, salah satu sistem yang akan diperbaiki adalah alamat rumah di aplikasi PPDB. Misalnya, jika tahun lalu orang tidak bisa melihat alamat rumah dari sekolah untuk menentukan jarak, tahun ini akan terlihat.
“Kami ingin PPDB tahun ini supaya ditampilkan alamat orang tua peserta didik. Dengan begitu, tidak ada lagi berburuk sangka dengan kepala sekolah dan panitia PPDB,”ungkapnya.
Saat ditanya pelaksanaan PPDB tahun ini, Job Kurniawan menyatakan, jika pihaknya ingin PPDB tahun ini dipercepat. Namun Disdik Riau tengah memperbaiki sistem dan menyesuaikan dengan aturan yang ada apakah PPDB bisa dipercepat.
“Kami maunya PPDB dipercepat. Kalau tahun lalu itu PPDB di bulan Juli, tahun ini kalau bisa di bulan Juni sudah dibuka. Sehingga tidak terlalu mepet waktu penerimaan sekolahnya. Karena kita ingin mengantisipasi jangan sampai anak kurang mampu tidak sekolah,”harapnya.(Mel/Ckp)











