Jagariau – DURI – Salah satu Jalan Alternatif penghubung Kabupaten Bengkalis ke Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Jalan Siak tampak seperti bubur. Meski terus diposting oleh sejumlah masyarakat yang prihatin akan Kondisi, namun hal tersebut tak membuat Pemerintah Negeri berjuluk Sri Junjungan membuka mata untuk merawatnya.
Akan semakin hancurnya kondisi jalan itu, usut punya usut ternyata bukan karena kultur tanah, melainkan kendaraan berat yang melintas, tak seimbang dengan kekuatan jalan sebenarnya. Hal tersebut tampak pada Ahad (19/6/22) petang. Sejumlah kendaraan berat milik perusahaan tampak melintas tanpa menimbang kekuatan jalan.
“Kami sudah pernah ingatkan kepada sopir yang membawa mobil agar tidak melintas, tapi omongan kami hanya sebatas angin lalu bagi mereka,”ujar Rinto, warga sekitar dibilangan Jalan Rangau lama yang kini bernama Jalan Siak itu.

Rinto pun sempat mengeluhkan sikap Pemerintah yang terkesan cuek dengan kondisi jalan meski telah berkali kali diposting melalui media sosial. Hal itu semakin diperparah dengan sikap cuek Dinas Perhubungan yang tak ambil pusing meski tugas pengawasan menjadi tanggung jawabnya.
“Jujur kami iri dengan kondisi jalan di Kecamatan Mandau yang mulus. Kami seperti tidak bahagian dari Bengkalis,”ungkapnya.
Hingga kini, Mobil berat dan bertonase melebihi kapasitas masih tampak lalu lalang tanpa pengawasan pihak terkait dan sejumlah perusahaan yang mendiami wilayah tersebut terkesan lepas tanggung jawab akan mobil operasionalnya.(hen)











