Selasa, April 21, 2026
Beranda Riau Hanya Bertukar Nama, Kartu KBS Resmi Disalurkan

Hanya Bertukar Nama, Kartu KBS Resmi Disalurkan

Jagariau – DURI – Kartu Bengkalis Sejahtera (KBS) resmi disalurkan. Masyarakat tampak mulai berkumpul di Kelurahan masing masing guna mendapatkan bantuan sembilab bahan pokok. Kartu KBS sendiri merupakan salah satu dari delapan program Pemerintahan Kasmarni – Bagus Santoso (KBS) yang telah dilantik dan memimpin Bengkalis sejak 26 Februari 2021 lalu.

Namun diketahui, program tersebut tidak murni sebagai program baru yang dikonsep sempurna oleh Pemerintahan istri Bupati Bengkalis sebelumnya, Amril Mukminin itu. KBS merupakan peralihan dari Kartu Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Otonomi yang pernah disalurkan Bank Negara Indonesia (BNI) beberapa tahun lalu yang sempat macet.

Kartu KBS

Hal tersebut dijelaskan Kepala dinas (Kadis) Sosial, Hj Martini, beberapa waktu lalu melalui sambungan pesan singkat WhatasAppnya.”Penerima kartu KBS itu peralihan dari kartu BPNT otonom yang dari BNI. Datanya, kami peroleh dari desa dan kelurahan,”ujarnya singkat.

Namun, dalam penyalurannya tampak jauh dari kata sempurna dan maksimal, dikarenakan masih disalurkan bagi keluarga tingkat ekonomi menengah. Sejumlah penerima banyak menggunakan kendaraan pribadi hingga mengenakan perhiasan.

Menanggapi perihal tersebut, Kadis Sosial pun berdalih agar masyarakat dapat melaporkannya ke desa dan kelurahan dikareanakan ada bagian pelayanan dan pengaduan dengan membawa foto kopi kartu keluarga (KK) dan kartu tanda pengenal (KTP).

“Kuotanya akan kami masukkan sebagai penerima. Kami menerima dari desa dan kelurahan merupakan hasil musyawarah desa dan musyawarah kelurahan,”ungkapnya.

Setiawan, salah seorang masyarakat Duri Timur saat ditemui mengungkapkan kekecewaannya akan program KBS yang masuk sebagai delapan program andalan Pemerintahan Kasmarni Bagus Santoso itu.

“Sangkaan saya program KBS ini mencakup pelayanan seluruhnya, termasuk kesehatan, ternyata hanya sembako senilai ratusan ribu perbulannya. Yang lebih membuat terkejutnya lagi, rupanya program ini sudah ada ditiga tahun lalu. Jadi kenapa harus digembar gemborkan jika hanya melanjutkan program pemimpin yang lama,”pungkasnya.(hen)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments