Rabu, Juli 29, 2026
Beranda DUMAI Ledakan Kilang Minyak Pertamina di Dumai, Berikut Identitas Korbannya

Ledakan Kilang Minyak Pertamina di Dumai, Berikut Identitas Korbannya

Jagariau – DUMAI – Kejadian horor di PT Kilang Minyak Pertamina Dumai, Sabtu (1/4/23) malam dipastikan tak menyebabkan korban jiwa.

Hal tersebut disampaikan Kepala Disnakertrans Riau, Imron Rosyadi. Akibat peristiwa ledakan tersebut, sedikitnya ada 10 korban, diantaranya 9 pekerja mengalami luka-luka dan 1 pekerja mengalami sesak nafas.

Tidak hanya ledakan, kejadian itu juga memicu munculnya api hingga membuat keresahan mendalam bagi warga yang hidup berdampingan pada lokasi kilang minyak tersebut.

Berikut identitas korban ledakan kilang minyak PT Kilang Pertamina Indonesia di Kota Dumai.

1. Deni Indra Cahya, Kondisi: Mengalami Luka robek dahi kanan ukuran 0,5 cm.

2. Suprasto Widoyo, Kondisi: Mengalami Luka lecet di dekat telinga kanan dan dahi ukuran 0,5 cm.

3. Kahalilul Rahman, Kondisi: mengalami luka robek di hidung kanan ukuran 0,5 cm, luka robek di jari tengah kanan 1cm, sempat mengalami sesak napas.

4. Muhammad Farhan, Kondisi: mengalami luka robek di kepala, telinga, ibu jari kaki kiri, ibu jari telunjuk kiri, tumit kiri.

5. Dedi Munandar, Kondisi: Mengalami Luka robek di dagu kanan 0,5 cm.

6. Rommel Suhara, Kondisi: mengalami luka lecet di telapak tangan dan luka lecet di pergelangan kaki kanan, lutut, kaki kanan terkilir (sprain).

7. Baginda Restu, Kondisi: Mengalami Luka robek pada dahi kanan 1 cm, luka robek pada pangkal hidung kanan 0,5 cm.

8. Febri Aydira, Kondisi: mengalami luka robek pada pangkal hidung diameter sebanyak 3, uk 0,5 cm, luka robek pada pelipis kiri diameter 0,5 cm, luka robek pelipis kanan 0,5cm, luka robek pada telapak tangan kanan.

9. Yuliadi, Kondisi: mengalami luka robek pada dahi kanan diameter 3 cm.

10. Ryan Hardi Kusuma, Kondisi: Sesak.


Seperti diketahui, kebakaran hebat terjadi di Kilang Minyak Putri Tujuh, Pertamina RU 2 Dumai, Riau, Sabtu (1/4/23) malam. Kejadian itu membuat masyarakat sekitar menjadi panik, terutama warga yang tinggal di daerah Tanjung Palas, Jaya Mukti, dan sekitarnya.

Lokasi kilang minyak Refinery Unit II Dumai ini berada di Jalan Raya Kilang Putri Tujuh, Tanjung Palas, Dumai Timur, Kota Dumai, dan merupakan salah satu kilang minyak terbesar di Indonesia.

Kilang minyak ini telah beroperasi sejak tahun 1971 dan memberikan sumbangan nyata bagi perkembangan dan kemajuan Kota Dumai. Selain itu, kilang minyak ini juga menghasilkan bahan bakar minyak (BBM) dan non bahan bakar minyak (NBBM) untuk kebutuhan nasional maupun internasional.

Setelah berhasil menanggulangi kebakaran di area gas compressor, PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) Refinery Unit (RU) 2 Dumai kini beralih ke proses recovery kilang.

Area Manager Communication, Relations & CSR RU 2 Dumai, Agustiawan, menjelaskan bahwa proses recovery dilakukan agar operasional kilang dapat kembali berjalan optimal serta warga terdampak bisa segera beraktivitas.

“PT KPI RU 2 Dumai meminta maaf atas kejadian ini. Dan kami akan bertanggung jawab atas kerugian yang terjadi di masyarakat,”ujarnya.

Akibat kejadian ini, sejumlah rumah warga dan rumah ibadah, khususnya yang berdekatan dengan kilang mengalami kerusakan minor. PT KPI RU 2 Dumai akan segera menanggulangi kerusakan yang terjadi sehingga masyarakat dapat kembali nyaman beraktivitas.

Dijelaskan juga bahwa saat ini PT KPI RU 2 Dumai membentuk Tim Pemulihan atau Recovery yang melibatkan Pemerintah Daerah, Penegak Hukum, serta perwakilan masyarakat untuk mempercepat langkah pemulihan.

Pendataan terhadap kerugian di masyarakat pun sedang dalam proses pencatatan. Selain itu PT KPI RU 2 Dumai juga sudah mensiagakan tim medis untuk melakukan pengecekan kesehatan bagi masyarakat sekitar.

“Kami pastikan juga bahwa stok BBM Nasional, khususnya wilayah Sumatera Bagian Utara, dalam keadaan aman. Semoga proses recovery dapat berjalan baik sehingga beberapa hari ke depan kondisi operasional kilang sudah dapat berjalan optimal,”tegas Agustiawan.

Dikatakan Agus, saat ini penyebab insiden masih terus dalam proses penyelidikan.(Bil/Ckp)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments