Selasa, Mei 12, 2026
Beranda Riau PEKANBARU Dijual Diatas HET, Androy Meradang, Minta Disperindag Cek Minyakkita

Dijual Diatas HET, Androy Meradang, Minta Disperindag Cek Minyakkita

Jagariau – PEKANBARU – Langka dan tingginya harga minyak goreng bersubsidi, Minyakkita membuat Sekretaris Komisi II DPRD Riau, Androy Aderianda meradang dan meminta Dinas Perdagangan melakukan pengecekan terhadap kenaikan harga minyak itu di Riau. Pasalnya, minyak goreng tersebut dijual diatas harga eceran tertinggi (HET).

Harga Minyakita yang semestinya tidak boleh lebih dari Rp 15.700 per liter, kini dijual dengan harga fantastis. Bahkan harga eceran per liter Minyakita tersebut mencapai Rp 21.500 per liter.

Meski sudah mengalami kenaikan harga sejak akhir April lalu, namun upaya nyata Pemerintah daerah terhadap penertiban harga Minyakita yang dijual di atas HET belum terlihat. Toko grosir maupun eceran tetap bertahan dengan menjual Minyakita di atas HET.

Selain itu, upaya Pemerintah daerah terhadap kenaikan harga Minyakita hanya berupa pasar murah. Tentunya hal itu hanya menjangkau masyarakat terdekat dari pasar murah, dan tidak menyelesaikan permasalahan terkait harga di pasaran.

Oleh sebab itu, Androy meminta agar Dinas Perdagangan melakukan pengecekan terhadap kenaikan harga Minyakita yang dijual di atas HET.

“Kita minta Dinas Perdagangan segera melakukan pengecekan, memastikan kenaikan harga ini kenapa, kelangkaan ini kenapa?,”ujar Androy, Selasa (12/5/26).

Menurutnya, Riau merupakan penghasil minyak sawit dan penyumbang Minyakita terbesar di nasional. Namun kelangkaan malah terjadi di daerah penghasil sendiri.

Dari tinjauannya beberapa waktu lalu ke Bulog, ia menyebut ketersediaan Minyakita cukup banyak. Namun begitu, dirinya ingin memastikan kembali kepada Disperindag terkait kenaikan harga Minyakita.

“Tapi kalau kita cek kemarin, beberapa hari yang lalu di Bulog, itu MinyaKita cukup oke, beras cukup oke. Tapi nanti saya minta Disperindag memastikan kembali kelangkaan yang terjadi di pasar pasar di Provinsi Riau,”ucapnya mengakhirinya.*

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments