Jagariau – DURI – Komitmen jajaran Polisi Resort Bengkalis dalam menumpas jaringan peredaran Narkotik dan Obat obatan terlarang (Narkoba) hingga ke akar rumput patut diacungi jempol.
Hulubalang Tameng Adat LAMR Kecamatan Mandau, Handana tak segan mengapresiasi sang nahkoda, AKBP Fahrian Saleh Siregar walaupun baru menjabat namun telah menunjukkan ke keseriusannya hingga membuat pemeran obat perusak syaraf itu ketrampilan ketir bahkan tak dapat bergerak.
“Ini merupakan kinerja yang luar biasa dari Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, kami berharap para Jaringan Narkotika ini benar benar habis terutama didalam wilayah Kecamatan Mandau,”ujarnya.
Dikatakan hulubalang pecinta musik dan seni ini, bukan itu saja, pihak Kepolisian untuk memutuskan mata rantai jaringan Narkotika juga melakukan penyisiran di Tempat Hiburan Malam (THM) terutama di Kecamatan Mandau terbukti dari hasil tes urine yang dilakukan didapati beberapa para pengunjung positif menggunakan benda haram perusak generasi bangsa tersebut.
“Kami yakin, dibawah pimpinan AKBP Fahrian Saleh Siregar mata rantai Narkotika didalam wilayah kabupaten Bengkalis akan habis memang diakui agak susah namun dengan hasil yang sudah dilakukan terbukti para jaringan benda haram tersebut banyak yang ditangkap,”ucapnya.
Menurutnya, Tameng
Adat LAMR Kecamatan Mandau sangat mendukung langkah atau kinerja dari Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar dalam memutuskan mata rantai narkotika dari berbagai macam jenis.
“Kami juga berharap pihak kepolisian tidak memandang bulu dalam memberantas jaringan narkotika diwilayah kabupaten Bengkalis. Siapa pun yang terlibat harus ditangkap agar benda haram perusak generasi penerus bangsa Indonesia ini benar benar habis, dan Tameng adat LAMR Mandau juga berencana akan membuat penyuluhan bahayanya narkoba di sekolah sekolah terutama tingkat SMA serta akan menggandeng Polres Bengkalis,”pungkasnya.*











