Jagariau – DURI – Malang Tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih. Salah satu komunitas penggalangan dana asa Kota Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis kehabisan uang saat mengantarkan bantuan kelokasi bencana, Aceh Tamiang, Rabu (17/12/25).
Akibatnya pengantar bantuan itu harus merelakan dirinya tampil dimedia sosial dan menyatakan dirinya kehabisan uang jalan dan BBM hingga harus menyandar disalah satu halaman rumah ibadah di Tanjung Pura, Langkat.
Hal tersebut pertama kali tampil pada postingan nettizen pada grup Facebook info warga duri bernama ‘Liza Andriyani’ dengan Caption “Ya Allah, sesungguhnya ada hati orang baik digrup ini untuk membantu Abang kita yang lagi menuju ke Aceh mohon kerjasamanya bantuan kakak abang biar cepat sampai bantuan untuk warga Aceh sekitarnya. WA 085351140330”.
Tentu saja sejak diposting hingga kini, beragam komentar menggeruduk dalam laman komentar. Ada yang bernada positif dan negatif.
Salah satunya datang dari ‘AttractiveCaribou2530’ dengan komentar “Ini konsepnya bagaimana ini, mau bantu orang tapi minta bantuan..apakah ngk ada uang jalan? Atau sudah direncanakan?”, komennya dalam petikan.
Hal senada juga disampaikan dalam komentar ‘Johan Pacterr’ yang menuliskan “Terlalu nekatt”. Namun komentar bernada positif juga nimrung seperti yang disampaikan akun ‘Ady Putro Khan’ dengan komentar “Semoga ada yang membantu uang minyaknya”.
Terang saja, komentar yang silih berganti pada grup media sosial itu sangat miris dan menyayat hati dengan niat tulus membantu, namun apalah daya tangan tak sampai. Bantuan itu sempat tertunda, meskipun akhirnya sampai juga kepada masyarakat terdampak musibah banjir bandang dan tanah longsor.
Hingga berita ini ditayangkan ke pembaca, belum diketahui secara pasti komunitas mana mengantar bantuan itu dan postingan tersebut telah mendapat 56 like, 17 komentar 8 kali dibagikan.*











