Jagariau – BATHIN SOLAPAN – Kamis (16/10/25), giliran Desa Petani menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tahun 2025. Sejumlah usulan pun terkuak melalui pertemuan tatap muka warga dan pemimpin Kecamatan itu, diantaranya infrastruktur dan pendidikan, kesehatan dan lainnya.
Dalam Musrenbang itu terasa istimewa dengan hadirnya salah seorang pimpinan Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Bengkalis, M Arsya Fadhillah.
Mendengar 21 usulan yang dibacakan satu persatu oleh Pj Kepala Desa (Kades) Alo Ridwan, Putra Bupati Bengkalis ke – 14 tersebut meminta agar masyarakat dan birokrasinya mengerucutkan usulan prioritas dan muncullah ajuan mempercantik tampilan layanan dan tempat berkumpulnya masyarakat dalam melakukan rembukan.
Gedung aula Desa yang tampak telah uzur itu diusulkan agar dipugar demi terciptanya ide dan warna Desa Petani sesungguhnya.
“Jika usulan pemugaran gedung aula ini bulat, Insya Allah kami akan kawal realisasinya ditahun depan, dikarenakan untuk tahun ini, pemangkasan pembangunan akibat efisiensi anggaran rentan terjadi,”ujar Arsya.
Mendengar hal itu, Pj Kades Petani diamini ratusan masyarakat dan Camat Bayun Solapan, Muhammad Rusydy MR mengaku tersanjung akan komitmen politisi Partai besutan Surya Paloh tersebut.
“Alhamdulillah, terimakasih Pak Dewan. Ini merupakan kehormatan sekaligus kabar gembira bagi seluruh masyarakat Desa Petani. Komitmen ini mesti kita rawat dan ingat kedepannya,”ucapnya.
Meski masih ada usulan selain mempercantik bangunan gedung itu, masyarakat tak perlu risau akan terwujudnya usulan lain. “Mudah mudahan juga diakomodir walaupun tidak sesuai harapan,”ungkap Rusydy.
Hingga usai gelaran Musrenbangdes yang tampak dihadiri ratusan masyarakat, tokoh adat, pemuda dan kelembagaannya, seluruh undangan tampak kompak bertahan menghantarkan kepulangan wakil rakyat yang tetap disanjung desa yang dijalur alternatif penghubung Kebupaten Bengkalis, Rohil dan Rohil itu.*











