Jagariau – DURI – Serangan demi serangan terus menyerang proses belajar mengajar (PBM) di Kota Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis.
Belum usai hasil laboratorium sejumlah siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 25 Mandau yang mengalami sakit perut diduga usai menyantap hidangan Makan Bergizi Gratis (MBG), kini ratusan siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 9 Mandau kembali diserang virus misterius dengan gejala flu, batuk dan demam tinggi beberapa waktu lalu.
Akibatnya, Proses Belajar Mengajar (PBM) disekolah itu terpaksa dialihkan dari tatap muka menjadi daring sejak Kamis (9/10/25) dan direncanakan akan kembali tatap muka pada Senin (13/10/25) mendatang.
Hal tersebut dibenarkan Kepala SMPN 9 Mandau, Nelvia Roza, S.Pd, M.Pd. Menurutnya, sekitar 160 siswanya mengalami permasalahan pada saluran pernafasan dengan jumlah besar.
“Iya, rata rata siswa mengalami demam tinggi, batuk dan flu. Seiring waktu, jumlahnya terus bertambah sepekan lalu,”ujarnya.
Khawatir akan penularannya, tambah Nelvia, Korwilcam Mandau berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Bengkalis memutuskan untuk merumahkan PBM melalui daring selama tiga hari.
“Alhamdulillah, jumlah siswa yang mulai pulih semakin mengerucut dan Senin depan kita akan mulai lagi PBM tatap muka. Terimakasih atas respon cepat Kepala Puskesmas Pematang Pudu yang datang dan melakukan pemeriksaan secara intens,”ucapnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti apa jenis virus yang menyerang lebih dari setengah jumlah siswa SMPN yang terletak tak jauh dari pusat pemakaman masyarakat Kota penghasil minyak bumi tersebut.*











