Jagariau – DURI – Gubernur Riau, Abdul Wahid, secara resmi membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Partai NasDem Provinsi Riau Tahun 2025 di Hotel Amadeo, Duri, Rabu, (8/10/25).
Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 500 an kader Partai besutan Surya Paloh itubterdiri dari pengurus DPW, DPD, anggota legislatif, serta sejumlah tokoh penting, Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan dan sejumlah kepala daerah di Riau.
Rakerwil dengan balutan tema “Kemajuan Berpikir, Spirit Restorasi di Bumi Lancang Kuning” ini bertujuan memperkuat konsolidasi internal kader dan memantapkan strategi kemenangan di Pemilu 2029 mendatang.
Ketua DPW Partai NasDem Riau, Willy Aditya menyatakan, rapat kerja tersebut fokus pada rencana kerja dan program partai tahun 2026, dengan target besar menambah jumlah kursi legislatif dan menjadikan NasDem sebagai pemenang Pemilu mendatang.
“Salah satu upaya kami adalah memperkuat struktur partai, kaderisasi, serta memperluas simpatisan. Melalui pendidikan politik dan penggerakan kader secara menyeluruh di masyarakat, kami optimis mencapai target ini,” ucap Willy usai melantik pengurus terpilih DPD Partai NasDem Kabupaten Bengkalis, periode 2025 – 2029.
Gubernur Riau, Abdul Wahid menegaskan komitmen bersama Partai NasDem untuk membangun Riau lebih baik.”NasDem tidak bisa dipisahkan dengan saya. Insya Allah, kita akan membangun Riau lebih maju,”janjinya.

Abdul Wahid juga memberikan apresiasi khusus kepada Willy Aditya sebagai sosok negarawan sejati yang memprioritaskan kepentingan kolektif di atas kepentingan pribadi.
Lebih lanjut, Abdul Wahid menyebut Rakerwil ini sebagai tonggak awal dalam menata masa depan pembangunan daerah.”Dengan semangat gotong royong dan kolektivitas, kami berharap cita cita besar Bapak Surya Paloh dapat terwujud di Riau,”tambahnya.
Meski menghadapi keterbatasan anggaran daerah, Gubri menegaskan komitmen melaksanakan program pembangunan dengan dukungan penuh masyarakat Riau.
Rakerwil DPW Partai NasDem Riau kali ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua Umum, Saan Mustopa, Sekretaris Jenderal Hermawi Taslim, Ketua Bappilu Prananda Paloh, dan sejumlah fungsionaris DPP lainnya.*











