Jagariau – SIAK – Efisiensi anggaran ternyata juga berdampak bagi Operasional Dinas Bupati dan pembantunya di Kabupaten Siak.
Mobil operasional yang statusnya diketahui ‘rental’, ternyata sudah meninggal hingga 8 bulan lamanya dengan tagihan Rp 4 Milliar.
Menanggapi perihal tersebut, Bupati Siak, Afni Zulkifli mengaku terkejut dengan status mobil yang ditumpanginya itu.
“Saya baru tahu, mobil dinas yang saya pakai ini mobil sewa,”ujarnya, Kamis (7/8/25).
Diakui Afni, mobil yang dipakai selama menjabat Bupati Siak 2 bulan terakhir ini, terancam ditarik bersama 72 mobil dinas lainnya.
“Saya dapat informasi tadi, orang rental akan datang pekan depan untuk menagih hutang rental mobil ini,”ungkapnya.
Didampingi Kepala Bidang Pembiayaan Badan Keuangan Daerah (BKD) Siak, Rori Erlangga, Afni meminta agar segera membayarkan tunggakan rental mobil operasional tersebut.
“Kalau tidak full, bayar saja Rp 1 miliar dulu,”pintanya.
Ditambahkannya, kondisi keuangan Kabupaten Siak saat ini sangat memprihatikan dengan besaranvyang tersisa hanya sebanyak Rp 7 Milliar.
Afni juga memaparkan hutang tunda bayar yang dialami Kabupaten Siak ditahun 2024. Hingga 7 Agustus 2025 ini, Pemkab Siak memiliki hutan TPP ASN dan hutang kepihak ketiga sebesar Rp 205 Milliar.*(Rtc)











