Sabtu, April 18, 2026
Beranda Riau PEKANBARU Tekan Angka Galian C Illegal, Khairul Umam Minta DPMPTSP Riau Permudah Pengurusan...

Tekan Angka Galian C Illegal, Khairul Umam Minta DPMPTSP Riau Permudah Pengurusan Izin

Jagariau – PEKANBARU – Diduga sulitnya pengurusan perizinan galian C, membuat banyaknya aktifitas galian itu muncul bak jamur dimusim penghujan tanpa dilengkapi perizinan sebagaimana mestinya.

Guna menekan angka galian C illegal tersebut, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau, Khairul Umam meminta agar Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Riau mempermudah pengurusan perizinannya hingga tidak menghambat investasi sekaligus menambah pendapatan asli daerah.

“Setelah kita gali informasi sekitar galian C, ternyata banyak yang ilegal. Mereka beroperasi tapi banyak yang tidak berizin,”ujar Khairul Umam yang akrap disapa KU ini.

Anggota DPRD Riau pemilik suara 35 ribu konstituennya ini mengatakan, apabila mereka diberi izin, tentunya akan memberikan penerimaan bagi daerah. Dengan begitu, galian C bisa menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dikatakan KU,, anggaran daerah sangat minus namun potensi potensi pendapatan itu sangat besar.

“Seperti kita lihat di Rohul, yang mengajukan izin ada 17, namun yang beroperasi baru tiga atau empat kita dengar. Sementara mereka banyak, ada puluhan,”ungkapnya.

Mantan Ketua DPRD Bengkalis itu mengungkapkan, ada potensi besar dibalik galian C tersebut. Namun potensi tersebut hilang karena sulitnya mendapatkan perizinan.

Karena itu, dirinya menekankan kemudahan dalam perizinan usaha. Sehingga daerah juga menerima pendapatan dari sana.

“Kita bandingkan dengan Vietnam, mereka menyiapkan lahannya, ini perizinannya, mereka tinggal kerja dan uang masuk untuk daerah,”ucapnya.

KU menjelaskan, banyaknya tambang atau galian C ilegal dikarenakan terlalu berbelit belitnya pengurusan izin. Sehingga para pengusaha enggan mengurus izin.

Selain itu, pengusaha melakukan tambang ilegal diarea terlarang, sehingga sengaja tidak mengurus izinnya. Oleh sebab itu, dirinya meminta dinas tegas dan proaktif dalam persoalan izin ini.

“Kalau mereka berada diarea yang boleh dilakukan galian C, kita mudahkan izinnya. Tapi kalau tidak boleh, kita juga harus tegas melarangnya dan kalau bisa kita proaktif, karena ini untuk PAD,”tutupnya memberi saran.*

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments