Sabtu, April 18, 2026
Beranda Riau BENGKALIS Safari Ramadan di Bantan, Ini Pesan Bupati Bengkalis

Safari Ramadan di Bantan, Ini Pesan Bupati Bengkalis

Jagariau – BENGKALIS – Usai mengawali Safari Ramadan 1446 Hijriyahnya di Kecamatan Bengkalis pada Selasa (11/3/25) pagi, Bupati Bengkalis, Kasmarni kembali melanjutkan Safarinya ke Kecamatan Bantan pada siang sekira pukul 14.00 WIB.

Seperti biasa, Bupati perempuan pertama di Riau itu menyalurkan sejumlah bantuan diantaranya untuk rumah ibadah dari CSR BRK Syari’ah, bantuan pembangunan Rumah layak huni (RLH) dan kaum dhuafa dari Baznas Bengkalis, paket sembako, dari K3S Dinas Sosial Bengkalis dan paket sembako dari Dharma Wanita Persatuan DWP Bengkalis.

Ucapan terima kasih disampaikan orang nomor satu di Kabupaten berjuluk Sri Junjungan, Kasmarni kepada seluruh komponen masyarakat serta pemangku kepentingan di Kecamatan Bantan, karena telah mendukung suksesnya pelaksanaan Pilkada serentak 2024 dan telah memberikan kepercayaan kepada dirinya dan Bagus Santoso untuk melanjutkan pembangunan Kabupaten Bengkalis.

“Proses Pilkada telah berlalu, langkah kita selanjutnya adalah kita harus bergandengan tangan, saling bahu membahu, bersama-sama dan bersatu untuk membangun daerah yang kita cintai ini,”pesannya.

Menurutnya, kunci utama dalam membangun daerah adalah dengan senantiasa menjaga semangat kebersamaan. Semua bisa dibangun, dan semua bisa dikerjakan, jika dilakukan bersama sama.

Diungkapkan Kasmarni, di awal periode kedua masa kepemimpinannya, berbagai program dan kegiatan di bidang pelayanan publik maupun pembangunan akan tetap lanjutkan meskipun sedang menghadapi tantangan berat adanya efesiensi anggaran.

Khusus untuk Kecamatan Bantan, pada APBD 2025, Pemkab Bengkalis telah mengalokasikan anggaran untuk berbagai program pembangunan diantaranya, peningkatan Jalan Bantan Air – Muntai (Ruas Bantan Tengah – Muntai), pembangunan turap beton Jalan Sersan Joni Desa Teluk Papal, pembangunan turap beton Jalan Patimura RT01/RW.04 Dusun Sejahtera Desa Pambang Baru, pembangunan Masjid Ubudiyah Jalan Gebak Desa Teluk Papal, serta kegiatan lainnya di sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, perikanan, lingkungan hidup, sosial, dan lainnya.

Di sisi lain, Bupati juga mengingatkan seluruh masyarakat, saat ini telah memasuki musim kemarau, karena itu diharapkan tidak lagi membuka lahan dengan cara membakar, karena akan ada konsekwensi hukumnya.

“Karhutla adalah perbuatan melanggar hukum dan dapat merusak lingkungan serta kesehatan masyarakat,”tegasnya mengingatkan.*(Inf)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments